Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit ketakutan keras melebihi
Gemuruh gelombang yang datang
Sejuta lumba-lumba mengawasi cemas
Risau camar membawa kabar Tampomas terbakar
Risau camar memberi saran Tampomas Dua tenggelam
Syair di atas merupakan penggalan lagu dari Iwan Fals yang berjudul Celoteh Camar Tolol dan Cemar dari album Sumbang menggambarkan tragedi tenggelamnya kapal motor penumpang KMP Tampomas II milik PT. PELNI yang cukup tragis di sekitar kepulauan Masalembo (114°25′60″BT — 5°30′0″LS) Laut Jawa (termasuk ke dalam wilayah administratif provinsi Jawa Timur). KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981, merenggut ratusan nyawa penumpangnya.
KM Tampomas II milik Pelni ini baru melakukan pelayaran perdananya pada bulan Mei 1980. Tapi bukan berarti ini kapal baru. KM Tampomas II dengan bobot mati 2420 ton dan mampu mengangkut penumpang 1250 sampai 1500 orang ini adalah kapal bekas yang dibeli oleh PT. PANN (Pengembangan Armada Niaga Nasional, BUMN) dari Komodo Marine Jepang. Dan PT. Pelni membeli secara mengangsur selama sepuluh tahun kepada PT. PANN. Kapal ini sebelumnya bernama MV. Great Emerald dibuat di Jepang tahun 1956 dan dimodifikasi tahun 1971. Dibeli dengan harga 8.3 juta dollar AS, yang menurut beberapa pihak terlalu mahal untuk sebuah kapal bekas yang sudah berusia sepuluh tahun. Begitu dioperasikan, kapal penumpang ini langsung digeber abis untuk melayani jalur Jakarta-Padang dan Jakarta-Ujung Pandang yang memang padat. Setiap selesai pelayaran, kabarnya kapal ini hanya diberi waktu istirahat 4 jam saja dan harus siap untuk pelayaran berikutnya. Perbaikan dan perawatan rutin terhadap mesin dan perlengkapan kapal pun cuma bisa dilaksanakan sekedarnya, padahal mengingat usianya kapal ini butuh perawatan yang jauh lebih cermat.
Tampomas II berlayar dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta hari Sabtu. 24 Januari 2008 pukul 19.00 menuju Sulawesi dengan membawa 191 kendaraan roda empat, sekitar 200-an sepeda motor dan 1054 penumpang terdaftar serta 82 kru kapal. Perkiraan mengatakan total manusia di kapal tersebut adalah 1442 orang (perkiraan tambahan penumpang gelap). Bahkan koki kapal yang selamat mengaku diperintahkan atasannya agar memasak untuk 2000 orang. Dalam kondisi badai laut di malam hari tanggal 25 Januari, beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, diduga percikan api timbul dari puntung rokok yang melalui kipas ventilasi yang menjadi penyebab kebakaran. Para kru melihat dan gagal memadamkannya dengan tabung pemadam kebakaran portable. Api menjalar ke dek lain yang berisi muatan yang mudah terbakar, asap menjalar melalui jalur ventilasi dan tidak berhasil ditutup. Api semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. Selama dua jam tenaga utama mati, generator darurat pun gagal dan usaha memadamkan api seterusnya sudah tidak mungkin.
Tiga puluh menit setelah api muncul para penumpang diperintahkan untuk segera menaiki sekoci, hal ini pun sangat lambat sebab hanya satu jalan bagi penumpang untuk diturunkan ke sekoci. Sebagian penumpang terjun bebas ke laut menghindari kobaran api, sebagian lagi menunggu di dek dan panik menunggu pertolongan selanjutnya. Syahbandar pelabuhan Ujung Pandang mendapat berita dari KM Wayabula meneruskan informasi dari KM Sangihe yang tengah melakukan evakuasi bahwa Tampomas II terbakar di kepulauan Masalembo sekitar 220 mil dari Ujung Pandang. Ombak besar setinggi 7 – 10 meter dan angin kencang 10 – 15 knot menyulitkan penyelamatan sehingga KM Sangihe hanya dapat memindahkan 149 penumpang Tampomas II ke kapalnya. Saat kapal sudah mulai miring, Capt. Abdul Rivai (Nahkoda Kapal) masih tampak sibuk membagikan pelampung ke para penumpang yang tidak berani terjun ke laut. Bahkan di detik2 terakhir saat kapal mulai tenggelam, Capt. Abdul Rivai masih terlihat berada di anjungan kapal sambil berpegangan pada kusen jendela.
Tampomas 2 miring dan perlahan tenggelam
Di tanggal 26 Januari Laut Jawa mengalami hujan deras, api menjalar ke ruang mesin di mana terdapat ruang bahan bakar yang tidak terisolasi. Pagi hari 27 Januari terjadi ledakan dan membuat air laut masuk ke ruang mesin (ruang propeler dan ruang generator terisi air laut), yang membuat kapal menjadi miring 45° dan tenggelam 30 jam sejak percikan api pertama menjalar.
Kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi, KM Sangihe, KM Adiguna Kurnia, KM Istana VI, KM Ilmamui, KM Niaga XXIX, dan beberapa kapal lain berusaha semampunya untuk menyelamatkan penumpang Tampomas II yang terapung-apung di laut setelah melompat dari kapal.
Sampai tanggal 29 Januari tim SaR gagal melakukan pencarian karena besarnya badai laut, dan 5 hari kemudian 80 orang yang selamat dalam sekoci ditemukan 150Km dari lokasi kejadian karamnya Tampomas. Estimasi tim menyebutkan 431 tewas (143 ditemukan mayatnya dan 288 hilang/karam bersama kapal) dan 753 berhasil diselamatkan. Sumber lain (pemerintah?) menyebutkan 666 tewas.
Berbagai cerita tragis dari penumpang yang selamat pun dituturkan. Ada seorang ibu yang terjun ke laut dengan anaknya yang masih bayi. Ketika tahu bayinya tak bernyawa lagi, ia pun tidak berusaha mengapung lagi membiarkan dirinya tenggelam. Tapi ketika ingat anaknya yang lebih besar masih hidup, ia tersadar dan berusaha tetap hidup. Lantai geladak luar kapal yang hanya terbuat dari plat baja tanpa pelapis kayu juga banyak memakan korban. Banyak penumpang panik yang tidak memakai alas kaki menjadi korban plat panas yang sedang terbakar itu. Proses penyelamatan yang lambat dan berlangsung selama 37 jam hingga kapal tenggelam membuat penumpang yang bertahan di geladak kapal harus bertahan tanpa makanan dan minuman. Dropping makanan dari udara tidak semuanya tepat pada lokasi penumpang.
Penumpang yang sempat menaiki sekoci penyelamat ternyata juga harus menjalani penderitaan. Selama 5 hari mereka terapung-apung di lautan di atas sekoci bersama sekitar 80-100 orang lainnya tanpa makanan. Sekoci yang kelebihan muatan itu bahkan sempat terbalik. Ketika berhasil dikembalikan ke posisi semula hanya tersisa 70 orang. Pada hari kelima barulah mereka menemukan daratan yaitu pulau Doang-doangan Sulawesi Selatan. Sesampai di darat 2 orang menghembuskan nafas terakhir.
Tak ada pejabat yang bertanggung jawab, semuanya berujung dengan kesalahan awak kapal. Hasil penyidikan Kejaksaan Agung yang menugaskan Bob Rusli Efendi Nasution sebagai Kepala Tim Perkara pun tidak ada tuntutan kepada pejabat yang saat itu memerintah. Skandal ini kemudian ditutup-tutupi oleh pemerintahan Suharto, kendati banyak tuntutan pengusutan dari sebagian anggota parlemen. Dalam suatu acara dengar pendapat yang diadakan oleh DPR-RI tentang kasus ini, Menteri Perhubungan menolak permintaan para wakil rakyat untuk menunjukkan laporan Bank Dunia yang merinci pembelian kapal bekas seharga US$8.5juta itu. Makelar kapal Tampomas II — Gregorius Hendra yang mengatur kontrak pembelian antara Jepang dan pemerintah Indonesia itu juga lepas dari tuntutan Kejaksaan Agung.
Semoga saja kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan seluruh rakyat Indonesia dapat berpergian tanpa kekhawatiran timbulnya musibah yang dapat merenggut nyawa mereka-mereka yang tidak tahu apa-apa.
Costa Concordia dan Tampomas II, Antara Kepengecutan dan Kepahlawanan
Costa Concordia dan Titanic
Ketika berita karamnya Kapal Costa Concordia menjadi headline di media cetak lengkap dengan fotonya, seketika ingatan kita tertumbuk kembali pada tragedi kapal Titanic pada tahun 1912. Foto pada headline berita begitu mirip dengan gambaran tragedi Titanic pada film Titanic.

Costa Concordia dan Titanic
Kisah Mengharukan
Kemudian ketika diberitakan adanya kisah mengharukan ketika karamnya kapal Concordia, lagi-lagi ingatan kita kembali tertaut pada kisah cinta pada film Titanic tersebut. Meskipun film Titanic hanya sebuah fiksi, tapi saya yakin kisah yang mengharukan pasti terjadi diantara kepanikan, kepasrahan maupun perjuangan menghadapi maut kala itu.
Salah satu kisah yang mengharukan dialami oleh Nicole Servel, 60. Kisahnya dalam drama penyelamatan tersebut hampir mirip dengan pengorbanan Jack Dawson demi menyelamatkan Rose DeWitt Bukater dalam film Titanic. Dia mengisahkan suaminya berkorban nyawa demi menyelamatkan dirinya. Suaminya, Francis, memberikan satu-satunya jaket penyelamat kepada servel sebelum kapal itu karam. “Suami saya menyuruh ‘Lompat, lompat!’, dan menambahkan ‘Jangan cemas, aku akan baik-baik saja’ pada saya,” tutur Nicole. Naas, suaminya tidak pernah terlihat lagi semenjak itu.
Liburan yang seharusnya menyenangkan hadiah dari anak-anak mereka harus berakhir menyedihkan hilangnya Francis. Dia termasuk dalam 29 orang hilang yang masih terus dicari oleh tim penyelamat di kapal Concordia dekat pulau Giglio Italia.
Costa Concordia vs Tampomas II (Kapten Francesco Schettino vs Kapten Abdul Rivai)
Tapi ketika muncul berita tentang kapten kapal Concordia yang berjiwa pengecut, justru saya teringat akan cerita yang sebaliknya, yaitu ketika tenggelamnya kapal Tampomas II, yang melahirkan sosok pahlawan Kapten Abdul Rivai.
Francesco Schettino sebagai kapten Costa Concordia telah bertindak ceroboh, bahkan boleh dibilang pengecut. Hal yang tidak selayaknya disandang oleh seorang kapten kapal, yang semestinya bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan kapal dan penumpangnya. Beberapa kesalahannya sebagaimana dilansir beberapa media :
- Sebagaimana kesaksian Monique Maurek (41) salah seorang penumpang, ia terlihat minum-minum di bar dan bermesaraan dengan seorang wanita tak lama sebelum kecelakaan terjadi.
- Ia menambahkan, tidak ada peringatan atau arahan mengenai evakuasi ketika kecelakaan bermula.
- Kapten kapal Costa Francesco Schettino terlihat terburu-buru meninggalkan kapal sesaat sebelum kapal itu karam. Schettino bahkan juga diduga mengabaikan keselamatan ribuan penumpang saat kapalnya keceakaan, termasuk mayoritas anak-anak dan perempuan.
- Schettino bahkan mengabaikan perintah ketika polisi meminta sang kapten ke kapalnya untuk tetap bertugas menyelamatkan para penumpang hingga proses evakuasi selesai. Apalagi, mayorits perempuan dan anak-anak belum dievakuasi dari kapal.
Ulah kapten Costa Concordia ini sangat bertolak belakang dengan sikap kepahlawanan yang telah ditunjukkan oleh nahkoda kapal Tampomas II Kapten Abdul Rivai. Berikut kisah-kisah heroik sang kapten tersebut:
- Dalam keterbatasannya, dialah yang paling sibuk menyelamatkan penumpang lain tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, saat ABK lain malah menyelamatkan diri pada saat-saat awal.
- Saat kapal sudah mulai miring, Kapten Abdul Rivai masih tampak sibuk membagikan pelampung ke para penumpang yang tidak berani terjun ke laut.
- Bahkan pada detik-detik terakhir saat kapal mulai tenggelam, Kapten Abdul Rivai masih terlihat di anjungan kapal sambil berpegangan pada kusen jendela. Benar-benar seorang kapten kapal yang memegang teguh janjinya untuk menjadi orang terakhir yang meninggalkan kapal saat terjadi bencana.
- Namun malangnya, jenazah Kapten Abdul Rivai sempat dikuburkan sebagai orang tak dikenal. Untunglah dari tim penyelamat ada yang teringat akan cincin bertuliskan nama Hasanah, istri Kapten Abdul Rivai, yang dikenakan salah satu jenazah tak dikenal. Jasad Kapten Abdul Rivai akhirnya dimakamkan kembali di taman makam pahlawan Kalibata Jakarta.
Untuk memberikan gambaran visual tentang saat-saat tragedi dua kapal tersebut, berikut saya tampilkan foto-foto karamnya kapal Costa Concordia:

Foto karamnya kapal Costa Concordia
Bandingkan dengan foto hitam putih tragedi tenggelamnya kapal Tampomas II. Foto hitam putih ini tentunya sekaligus menggambarkan tingkat kesulitan yang dihadapi Kapten Abdul Rivai jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Kapten Schettino, karena teknologi yang tidak secanggih sekarang.

Foto hitam putih tragedi tenggelamnya kapal Tampomas II
Dan sekarang kita bandingkan foto kedua kapten tersebut:

Foto Kapten Schettino dan Foto Kapten Abdul Rivai
Penghargaan untuk Kapten Abdul Rivai
Pengorbanan heroik Kapten Abdul Rivai ini memberikan inspirasi kepada penyanyi dan penulis lagu terkenal Ebiet G. Ade untuk menulis sebuah lagu yang didedikasikan kepada sang Kapten. Dikemas dalam album kelima Ebiet G. Ade yang diluncurkan di tahun 1982 bertajuk “Langkah Berikutnya”. Lagu itu berjudul “Sebuah Tragedi 1981″.

Album Ebiet G. Ade
Lirik Lagu Ebiet G. Ade ”Sebuah Tragedi 1981″ :
Dia nampak tegah berdiri, gagah perkasa
Berteriak tegas dan lantang, ia nakhoda
Sebentar gelap hendak turun
Asap tebal rapat mengurung
Jeritan yang panjang, rintihan yang dalam,
derak yang terbakar, dia tak diam
du du du du du du du du du du du du
Dia nampak sigap bergerak di balik api
Seperti ada yang berbisik, ia tersenyum
Bila bersandar kepadaNya
terasa ada tangan yang terulur
Bibirnya yang kering serentak membasah
Tangannya yang jantan tak kenal diam
Bertanya kepadaNya, “Mesti apalagi?”
Semua telah dikerjakan tak ada yang tertinggal
Geladak makin terbenam, ho harapan belum pudar
Masih ada yang ditunggu mukjizat dariNya
Atau bila segalanya harus selesai
Pasrah terserah kepadaNya
Dia nampak duduk terpekur tengah berdoa
Ia hadirkan semua putranya, ia pamitan
Tanggung jawab yang ia junjung dan rasa kemanusiaan
ia telah bersumpah selamatkan semua
ia rela berkorban jiwa dan raga
du du du du du du du du du du du du
Di tengah badai pusaran air tegak bendera
Ia t’lah gugur begitu jantan, ia pahlawan
Pengorbanannya patut dikenang, jasa-jasanya pantas dicatat
Taburkanlah kembang di atas kuburnya
Berbelasungkawa bagi pahlawan
Untuk mendengarkan lagunya, silakan download lagunya di:
http://www.4shared.com/mp3/0kUPdyK-/Ebiet_G_Ade_-_Sebuah_Tragedi_1.htm
Urgent Required for C/O, 2/O,3/O, 1/E, 2/E, 3/E (Full.Cont, Bulk.Carr, Gencar)
We, PT JASINDO DUTA SEGARA are looking candidates who are experienced with type off Vessel General Cargo, Container, Bulk carrier.
we are not provide tanker, passenger, and supply vessel
Required :
1) C/O, 2/O, 3/O, 1/E, 2/E, 3/E
2) ANT/ATT – I, II, III
3) VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY
Please send your CV to : info@jasindods.co.id
PT.JASINDO DUTA SEGARA
Jln.Raya Boulevard Barat
Inkopal Kelapa Gading
Blok C no. 55 Jakarta Utara
Indonesia
Ph.021-45851225
fax 021-45851228
Email : info@jasindods.co.id
=====================================================================================
Urgent Required for C/O, 2/O, 1/E, 2/E (Full.Cont, Bulk.Carr, Gencar)
We, PT JASINDO DUTA SEGARA are looking candidates who are experienced with type off Vessel General Cargo, Container, Bulk carrier.
we are not provide tanker, passenger, and supply vessel
Required :
1) C/O, 2/O, 1/E, 2/E
2) ANT/ATT – I, II, III
3) VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY
Please send your CV to : info@jasindods.co.id
PT.JASINDO DUTA SEGARA
Jln.Raya Boulevard Barat
Inkopal Kelapa Gading
Blok C no. 55 Jakarta Utara
Indonesia
Ph.021-45851225
fax 021-45851228
Email : info@jasindods.co.id
================================================================================
NEED 3/E LPG VESSEL
WE WOULD LIKE TO SEEK SERVICE TO LPG VESSEL WITH INDONESIAN CREW WITH LPG VESSEL EXPERIENCES.
TO AVAILABLE :
1) C/O
2) 3/E
VESSEL TRADING LOCALLY INDONESIA
+ OUR SALARY STRUCTURE ALL IN USD,
+ SHORT CONTRACT 3 MONTH + EXTENTS 3 MONTH
+ COMPLAINT STCW CERTIFICATE
+ HAVE TO EXCELLENT ENGLISH
+ HAVE TO EXPERIENCE LPG VESSEL
PLS COME TO OUR OFFICE / SEND CV TO OUR EMAIL :
SOECHI LINES
Plaza Marein, Lt. 21,
Sudirman Plaza
Jl. Jend. Sudirman Kav 76-78
Jakarta,
Ph : 021-5793 6883
Fax : 021-5793 6833
Email : To : sofyan.f3@soechi.com or pekerjaan.f3@soechi.com
Contact Person :
A. Sofyan : 08128126925
==================================================================================
Seaman
Dear seaman
We are S-Star Management looking for good seaman, good skill, good attitude, have general cargo and tanker vessel experience to our job vacancy asf :
1.MV.Lioba (General Cargo Vessel) GT 1.500
Join end of Januari..Lines is Korea – Japan
1.Cook (Have ANT-D Certificate)
Salary : Negotiable
If Interest, apply your good CV to our company and directly interview test
Address :
PT.S-Star Management Indonesia
Jl.Bukit Gading Raya, Bukit Gading Indah Blok.R-A No.26 Kelapa Gading Jakarta Utara
Telp +622145877708
Contact Person
Vebbiano +6281382823502
Agus Kurniawan +6281210227845
===============================================================================
CRANE BARGE and chemical tanker 3rd eng
1. 2 person AB CRANE BARGE SALARY 750 USD
Can operating winch anchor barge.and electrick generator
2.3rd engineer exp chemical tanker salary 2500 usd
Other requirements :
1. All candidates must hold standard of Certificates required by STCW 1978/1998
2. Healthy, maximum age 45 years old, and able to speak and write in English.
Please send your CV to :
panasmarine@gmail.com/ tiara@bulkasia.co.kr//lodwykjacob@ovi.com
PT.PAN ASIA MARINE
Rukan Home Square Blok H-9 (MOI)
Kelapa Gading-Jakarta
INDONESIA
Hunting-+62-21-45871168
MP.+62 87775181518 /+62 85814482002 /+62 81298232433
================================================================================
URGENTLY NEEDED
URGENT
Dibutuhkan segera crew untuk mengisi posisi
Deck Officer :
C/O – ANT II/III
2/O – ANT III
3/O – ANT III
Deck Rating :
BOSUN – ANT D
AB – ANT D
M/BOY – ANT D
C/COOK – ANT D
Engine Officer :
1/Eng – ATT II/III
2/Eng – ATT III
3/Eng – ATT III
Engine Rating :
No. 1 Oiler – ATT D
OIler – ATT D
Wiper – ATT D
jika anda benar – benar pelaut, segera masukkan
lamaran anda ke :
PT. KORIN GLOBAL MANDIRI
Komplek Plaza Pasifik
Jl. Boulevard Barat Daya Blok A – 1 No. 19/21
Kelapa Gading – Jakarta Utara 14240
atau Kirim ke :
harya@kgmandiri.co.id dan gilang@kgmandiri.co.id
segera masukkan lamaran anda karena kami benar – benar
sedang membutuhkan posisi yang disebutkan diatas
Terima kasih

Tim “Maritime Challenge” (MC) ITS Surabaya meluncurkan kapal “Merdeka” generasi ketiga yang dinamakan “Rojo Segoro” untuk persiapan mengikuti ajang bahari internasional bertajuk “Atlantic Challenge 2012″ di Bantry, Irlandia, pada 21-31 Juli 2012. Peluncuran kapal “Rojo Segoro” itu dilaksanakan oleh Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (Kasarmatim) Laksamana Pertama TNI Djoko Teguh Wahojo, Pembantu Rektor (PR) I ITS Prof Herman Sasongko, dan sejumlah instansi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Surabaya, BNI, PT SIER, PAI, dan Jotun di Markas Koarmatim, Surabaya, Selasa.
“Peluncuran itu menandai pengerjaan kapal Rojo Segoro itu sudah hampir selesai dan tinggal beberapa komponen saja, sehingga kapal itu sudah siap untuk mengikuti lomba kebaharian tingkat dunia di Irlandia,” kata Pembina Tim MC ITS Prof Daniel M Rosyid. Ia menegaskan bahwa keterlibatan tim ITS dalam ajang kelautan internasional itu merupakan yang ke-enam kalinya dengan tiga kapal karya mahasiswa, yakni Merdeka (Merdeka I), Garuda Nusantara (Merdeka II), dan Rojo Segoro (Merdeka III), bahkan kapal Merdeka generasi ketiga lebih ringan.
“Rojo Segoro sebagai kapal generasi ketiga memang lebih ringan, karena menggunakan tempat duduk dari laminasi bambu dan dayung juga terbuat dari bambu, sehingga tarikan kapal terasa lebih ringan. Doakan saja dapat berprestasi dengan meraih Spirit of Challenge,” katanya. Sementara itu, pimpinan proyek (pimpro) `Wooden Sailing Boat` (perahu kayu berlayar) untuk MC ITS, Sufian Imam Wahidi, menjelaskan pihaknya membuat Kapal Merdeka III (Rojo Segoro) sejak Maret 2011 dengan teknologi laminasi bambu, namun juga ada enam jenis kayu yakni jati, kamper waru, merbau, pinus, dan mahoni.
“Tim `Wooden Sailing Boat Project` beranggotakan 12 mahasiswa itu mengerjakan Kapal Merdeka III yang panjangnya 12 meter, lebar 2,1 meter, dan ketinggian 0,76 meter selama 10 bulan lebih sejak Maret 2011 hingga Januari 2012 dengan dana Rp220 juta,” katanya. Didampingi seniornya dari tim MC 2010, Arifin Gustian Pramoko, mahasiswa Teknik Perkapalan ITS angkatan 2008 itu mengatakan kapal “Rojo Segoro” itu menggunakan bahan laminasi bambu dengan 30 persen bahan dari bambu. ”Kami sengaja menggunakan bahan laminasi bambu, karena bahan dari kayu semakin sulit dicari dan harganya pun mahal, tapi kami masih menggunakan teknologi laminasi bambu pada tempat duduk penumpang dan dayung,” katanya.
Menurut dia, penggunaan bambu sebagai bahan baku utama itu tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di masa depan, karena kekuatannya sudah teruji, bahkan mahasiswa Teknik Perkapalan ITS sudah membuktikan dalam tesis. ”Apalagi, laminasi bambu itu secara teknis akan lebih stabil untuk layar, tapi untuk juara umum agaknya berat, karena kami secara fisik juga kalah dari peserta lain, namun kami ingin meraih penghargaan Spirit of Challenge seperti yang kami raih pada tahun 2002 dan 2004. Tim MC ITS merupakan satu-satunya wakil dari Asia Pasifik yang sudah mengikuti ajang bahari internasional itu sejak 2002. Tahun 2002 menggunakan Kapal Merdeka I untuk berlaga pada Atlantic Challenge di AS dengan meraih penghargaan sebagai kapal tercantik dan tropi Spirit Challenge sebagai tim yang sportif dan memiliki spirit.
Setelah itu, tahun 2004 berlaga di Prancis, tahun 2006 di Italia, tahun 2008 di Finlandia, dan tahun 2010 di Kanada. Di Italia itu, tim MC membawa misi budaya dengan mengenalkan kapal tradisional `Gole`an` dari Madura. Untuk tahun 2010, tim MC menggunakan Kapal Merdeka II yang diberi nama Kapal “Garuda Nusantara” yang akhirnya menjadi kapal percontohan dalam berbagai workshop di AS.
VESSEL NAME
Chevron Angela
Hp. 2000 x 2
GRT. 850
1. Master ANT – I / II
2. C/O ANT- II/ III
3. 2nd /Officer ANT – III
4. Chief Engineer ATT – I / II
5. 2nd Engineer ATT – II / III
6. 3rd Engineer ATT – III
7. Boat Swain ANT V / D
8. AB I ANT – D
9. AB II ANT – D
10. AB III ANT – D
11. Oiler I ATT – D
12. Oiler II ATT – D
13. Oiler III ATT – D
14. Cook -
15. OS I ANT – D VESSEL NAME
Chevron Angela 01
Hp. 2250 x 2
GRT. 975
1. Master ANT – I / II
2. C/O ANT- II/ III
3. 2nd /Officer ANT – III
4. Chief Engineer ATT – I / II
5. 2nd Engineer ATT – II / III
6. 3rd Engineer ATT – III
7. Boat Swain ANT V / D
8. AB I ANT – D
9. AB II ANT – D
10. AB III ANT – D
11. Oiler I ATT – D
12. Oiler II ATT – D
13. Oiler III ATT – D
14. Cook -
15. OS I ANT – D
KAMI MEMBUTUHKAN CREW YANG TELAH BERPENGELAMAN DIATAS 1 TAHUN. UNTUK ANCHOR JOB AND TOING TUG ( AHT )
OFFICER
1. Master USD .2700
2. C/O USD. 2000
3. 2nd Officer USD. 1700
4. Chief Engineer USD. 2500
5. 2nd Engineer USD. 2000
6. 3rd Engineer USD. 1700
1. Boat Swain USD. 700
2. AB USD. 500
3. Oiler USD .500
4. Cook USD .600
5. O/S USD .450
087870905406
VAGRANTCREWING@YAHOO.CO.ID
PANDU_RIMA40@YAHOO.COM

FOR C/O, 2E & 3E – JOINING the end of January 2012 – MV. Meenakshi
URGENT… URGENT… URGENT…
FOR C/O, 2E & 4E – JOINING the end of January 2012 –
MV. Meenakshi (BULK CARRIER VESSEL – DWT = 76.000 Ton – FLAG HONGKONG – year bulk 2011 – Launched – TRADING AREA IN ASIA.
Kamis, 26 January 2012 jam 10.00 (Pagi) akan ada Interview dengan Owner (malaysia) diharapkan kehadirannya bagi kawan2 Pelaut yang tertarik dengan Info Jobs ini – Joinnya Akhir Bulan Januari 2012
SALARY in US $
(all crew indonesia)
C/O CLASS I / II (2005-2008) = US $ 6.000 (6 mths contract)
2/E CLASS II (2008-2009) = US $ 6.000 (6 mths contract)
3/E CLASS II / III (2008-2009) = US $ 3.200 (6 mths contract)
(kami membutuhkan masing-masing 2 kandidat dari masing-masing posisi diatas)
The Candidat must be have experienced in BULK CARRIER (BIG Vessel DWT up to 20.000 Tons)
At least 4 year(s) of working experience in the related field is required for this position.
Reasonably fluent in English both spoken and written
ALL THEIR CERTIFICATE’S IS STILL VALID
Ready for interview BY PHONE with Skype
kami lebih tertarik jika anda datang langsung ke alamat KANTOR KAMI di : Jl Bugis Raya no 29 Tanjung Priok, Jakarta Utara.. Maka kami akan langsung memproses CV anda dan Memberi Informasi yang Lebih Lengkap,
email : jobs@indopower.co.id
FAX NO : 021 435 7377
CC ke pak Jendry.
Details INFO CALL : Mr. Jendry – 021 4357088 – Hp = 085215086211- 0852 1507 1262 – 0877 7519 9781 – 0857 1583 6000 -
Terima Kasih
=====================================================================================
TOP URGENT LOWONGAN PELAUT
We PT.KSM INDONESIA need candidate for any position :
1.C/OFF ( ANT II ) :SALARY 4200 USD NO INCLUDING LPAY ( TANk-CHEM)
JOIN DATE : ASAP
2. 3/ENG ( ATT III ) : SALARY 1800 USD NO INCLUDING LPAY ( CARGO VSL )
JOIN DATE : 27 JAN 2012
3. 3/ENG,2/ENG ( ATT III ) SALARY 1600/ 1800 USD NO INLUDING LPAY ( CARGO VSL )
JOIN DATE : 30 JAN 2012
4.2/ENG ( ATT III ) : SALARY 2700 USD NO INCLUDING LPAY ( TANKER CHEM)
JOIN DATE : ASAP
PIC :
MS.ARNI
PT.KSM INDONESIA RUKAN MOI JL.BOULEVARD BARAT BLOK I/5B KELAPA GADING
T : 021-45870495 , 081263580009
F : 021-45870633
E : recruit7@ksmindonesia.co.id , arya_na2003@yahoo.com
==================================================================================
Vacancy At Caraka Tirta Perkasa Line
We are Indonesian Shipping Company looking for urgently Indonesian 3/E (ATT-3) for our container vessel JKT – MKS and JKT – PDG, if you interest pls come or send your cv to :
PT. CTP Line
CTP Building
Jl. Tomang Raya No. 57
Jakarta 11440
Phone : +622156940789
Fax : +62215634191 or +622156940790
===================================================================================
1. 4 person CRANE OPERATOR SIO CLASS C/1 SALARY 1700 USD
Other requirements :
1. All candidates must hold standard of Certificates required by STCW 1978/1998
2. Healthy, maximum age 45 years old, and able to speak and write in English.
Please send your CV to :
panasmarine@gmail.com/ tiara@bulkasia.co.kr//muhajirin_7@yahoo.com
PT.PAN ASIA MARINE
Rukan Home Square Blok H-9 (MOI)
Kelapa Gading-Jakarta
INDONESIA
Hunting-+62-21-45871168
MP.+62 87775181518 /+62 85814482002 /+62 81298232433
====================================================================================
DIBUTUHKAN ATT II DAN ATT III SEGERA
DIBUTUHKAN ATT II UNTUK POSISI 1/E DI KAPAL CHEMICAL TANGKER DAN
DIBUTUHKAN ATT III UNTUK POSISI 1/E,2/E DAN 3/E DI KAPAL GENERAL CARGO,KAPAL TANGKER BUNGKER PEMINAT HUBUNGI SEGERA
PT KAISC SAMUDRA
JL GRIYA UTAMA KOMPLEK PURI MUTIARA BLOK D NO 12
SUNTER AGUNG JAKARTA UTARA
NO TELP 021 65314181/82
NO FAX 021 65314183
HUBUNGI YURI 081316054377

Tiga utama departemen, Dalam Kapal Merchant normal’s melengkapi tiga departemen:
- Dek
- Mesin
- Catering
Departemen Deck bertanggung jawab untuk navigasi aman kapal, perawatan kargo sementara di laut dan beban aman dan pemakaian muatandi pelabuhan. Departemen Deck juga bertanggung jawab untuk pemeliharaan kapal kosmetik, operasi ilmu pelayaran, dan sebagian besar bisnis yang legal dan komersial di papan tulis.
Kapten/Nahkoda
Master adalah wakil manajemen perusahaan dan otoritas tertinggi di papan tulis.Master bertanggung jawab atas kehidupan semua personel di papan, keamanan kapal, kargo dan lingkungan.
Master bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kapal tersebut navigasikan dan dioperasikan dengan aman dan efisien, sehubungan dengan peraturan internasional, nasional dan perusahaan.
Chief Officer
Chief Officer adalah Keselamatan yang ditunjuk dan Pelatihan Officer kapal, dan bertanggung jawab Departemen Deck. Chief Officer bertanggung jawab kepada Guru atas semua hal Deck Departemen terkait, termasuk perencanaan dan pelaksanaan semua operasi kargo dan pemberat.
Second Officer
Pejabat kedua adalah Watchkeeping Pejabat yang bertanggung jawab untuk peralatan navigasi jembatan, perencanaan perjalanan, perlengkapan medis dan peralatan radio.
Third Officer
Pejabat Ketiga adalah Pejabat Watchkeeping bertanggung jawab untuk menjaga kehidupan kapal-tabungan dan pemadam kebakaran peralatan keselamatan dan administrasi umum.
Kepala kelasi (serang)
Laporan kepada Pejabat Kepala dan mengawasi / memimpin Mampu Seamen dan Seamen Biasa.
Pumpman
Laporan kepada Pejabat Kepala, membantu dengan operasi kargo, dan melakukan pemeliharaan rutin mesin dek dan peralatan.
AB (Seaman Mampu)
Mendukung Pejabat Deck dalam semua aspek jembatan, kargo dan operasi ilmu pelayaran, di bawah pengawasan kepala kelasi, dan Pumpman diperlukan.
O / S (Seaman Biasa)
Junior posisi ke Seaman Able, O / S mendukung Pejabat Deck dalam semua aspek jembatan, kargo dan operasi ilmu pelayaran, di bawah pengawasan kepala kelasi, dan Pumpman diperlukan.
Departemen Mesin bertanggung jawab untuk menjalankan dan pemeliharaanperalatan mekanik dan listrik di seluruh kapal termasuk mesin utama, boiler, pompa,generator listrik, generator plant refrigerasi dan air tawar.
Chief Engineer
The Chief Engineer bertanggung jawab Departemen Engine, dan bertanggung jawab kepada Guru atas segala hal Departemen. The Chief Engineer bertanggung jawab atas pemeliharaan teknis dari semua peralatan di Ruang Engine, dan mesin di dek.
First Asisten Engineer
Pertama Asisten Engineer bertanggung jawab atas operasi sehari-hari DepartemenEngine dan Pejabat Engineer dan kru.
Asisten II Engineer
Kedua Asisten Engineer adalah Engineer Watchkeeping bertanggung jawab atas kondisi dan pemeliharaan generator, pompa kargo, pompa pompa bahan bakar danminyak pelumas.
Third Asisten Engineer
Ketiga adalah Asisten Engineer Insinyur Watchkeeping bertanggung jawab atas kondisi dan pemeliharaan kompresor udara, pemurni, generator air tawar, boiler,mesin sekoci, dan bersama dengan petugas Ketiga, pemadam kebakaran danperalatan yang menyelamatkan jiwa di Ruang Engine.
Number one Oiler
Laporan ke Asisten Pertama Engineer dan mengawasi Oilers dan Wiper,mendelegasikan pekerjaan seperti yang diarahkan oleh Pekerjaan Pertama.
Oiler
Mendukung Pejabat Engineer di semua aspek tugas Watchkeeping mesin,pemeliharaan dan perbaikan.
Wiper
Posisi Junior ke kapal tangki, yang Wiper mendukung Pejabat Engineer di semuaaspek tugas Watchkeeping mesin, pemeliharaan dan perbaikan.
Departemen Catering
Departemen Catering bertanggung jawab untuk semua aspek kuliner di papan kapal,binatu dan kebersihan.
Chief Cook bertanggung jawab atas kapal Catering Departemen, laporan kepadaGuru, dan mengawasi Cook Kedua dan Utility dalam semua aspek termasuk disiplindan kebersihan. Kepala Cook anggaran dan kontrol pedoman makanan dalambatas-batas yang ditetapkan oleh Guru, merencanakan menu bervariasi, dan bertanggung jawab untuk mempromosikan nilai-nilai gizi dan memasak untukPetugas.
Second Cook
Laporan kepada Kepala Cook, memasak untuk peringkat dan membantu Utility padaaspek tugasnya.
Utility
Melayani Pejabat saat makan, membantu Cook Kepala dan Kedua dan melakukanpembersihan dan tugas kebersihan.
This article throws light on LNG ships in general. The two most famous designs of Q-flex and TFDE LNG ships are being compared. Readers can also easily compare the difference in operation on an electrically propelled ship and a conventional diesel propelled ship. Tri-Fuel diesel Electric Propulsion Ships (TFDE) Operations. TFDE stands for Tri-Fuel diesel electric propulsion ships specifically for LNG carriers. Let us now see the general operational advantages from an Engineering point of view.
- These ships have no Main propulsion diesel engine. They just have two small electrical motors. Thus less space and weight which can be used for cargo carrying.
- Almost “zero” maintenance on electrical motors when compared to main diesel engines.
- The bottom platform is almost empty without main diesel engines. Thus greater flexibility for locating machineries.
- No scavenge space waste oil production. No cylinder oil and main lube oil Usage.
- The ship can be constructed without any main engine sump space for lube oil and thus associated cofferdams.
- No starting air pipelines and starting air compressors for main engine.
- No HFO/MDO purifiers will be running as in diesel ship and thus less maintenance and cost.
- Sludge production is very minimal and condensate from main engine, its associated tank can be neglected.
- Easier watch keeping as parameters are less to monitor in the absence of main propulsion engine.
- No vibrations and noise as compared to diesel engines.
- The electrical motors can run even at 1 or 2 RPMs. Thus adding greater navigational advantages.
- No limitations in number of starts on diesel engine.
- Departure or arrival port, notice time required is very less when compared to a diesel engine propelled ship.
- Complex electrical, electronic circuits and transformers for propulsion motor and speed control devices are required.
- Sea water piping and cooling circuits are comparatively smaller.
- Regular transfer of fuel is not required as the ships generator runs on gas.
- The ship is generally classed as high voltage as the operating voltage may be of the order of 6600 Volts to 11kV.
- Electric motor starting problems are very less when compared to diesel engine reversing and starting problems.
- Electrical braking of the propulsion shaft is very much effective when compared to mechanical breaking in case of diesel engines.
- The total operational cost of the ship is very less when compared to a diesel engine propelled ship.
These are some of the operational advantages of an electrically propelled ship over a diesel engine propelled ship. More of automation and engines which run on gas offer engineers a real peace of life on board a ship. http://www.marineinsight.com/

Indonesia segera memiliki satu kapal perang canggih berpeluru kendali “Trimaran” yang merupakan produk dalam negeri. ”Kapal ini terbuat dari serat karbon, dengan kecepatan 35 knot dan dipersenjatai peluru kendali yang memiliki jarak tembak 120 kilometer,” kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai meninjau industri kapal dalam negeri PT Lundin Industry Invest di Banyuwangi, Jawa Timur.
Ia mengatakan, dalam lima bulan mendatang kapal perang canggih yang merupakan prototipe itu langsung bisa dioperasionalkan memperkuat jajaran armada tempur TNI Angkatan Laut. ”TNI Angkatan Laut memesan empat unit kapal, dan dalam lima bulan mendatang sudah jadi satu kapal perang `Trimaran`, sedangkan tiga unit lainnya akan segera dibangun secara bertahap hingga 2014,” kata Sjafrie menambahkan. Satu unit kapal “Trimaran” dihargai sekitar Rp114 miliar yang diambil dari APBN 2011.
“Jika proyek pengadaan ini berhasil maka ini merupakan sejarah bagi Indonesia karena telah berhasil membuat kapal perang dengan komposit serat karbon, dan ini akan dipatenkan dan diekspor ke luar negeri,” kata Sjafrie. Direktur PT Lundin Industry Invest, John Lundin, mengatakan pihaknya telah melakukan ujicoba terhadap kapal dengan panjang sekitar 62,52meter tersebut. ”Ini merupakan kapal `Trimaran` pertama yang dibuat dari serat karbon. Amerika pernah membuat kapal sejenis dengan panjang 120 meter namun dari bahan alumunium atau baja.
Komposit serat karbon juga telah digunakan untuk pembuatan pesawat airbus Boeing-777 dan mobil formula 1. Ketahanannya 20 kali lebih kuat dibandingkan baja. Kapal cepat berpeluru kendali itu memiliki panjang keseluruhan 62,53 meter, panjang “water line”, 50,77 meter panjang “water draft” 1,17 meter, bobot mati 53,1 GT, kecepatan maksimum 30 knot, kecepatan jelajah 16 knot, dengan mesin utama 4X marine engines MAN nominal 1.800 PK.
Konsep Littoral Combat Ship(LCS)ada kemiripan dengan USS Independence (LCS-2)



Menhan Meninjau Pembuatan Kapal Cepat Rudal Trimaran di Banyuwangi

CH.OFFICER BUNKER SUPPLY
Principal looking a good candidates for ,ch.officer and 3RD ENGINEER CHEMICAL TANKER TRADE AREA ASEAN JOIN DATE 21 JANUARY 2012.
1.CH.OFFICER ANT 3 EXPERIENCE AS BUNKER SUPPLY SALARY 3700 USD.
.2.3RD ENGINEER -ATT-3 Experience as CHEMICAL TANKER min 2 year as ENGINEER OFFICER
SALARY 2500 USD.
Other requirements :
1. All candidates must hold standard of Certificates required by ST CW 1978/1998
2. Healthy, maximum age 50 years old, and able to speak and write in English.
PT.PAN ASIA MARINE
Rukan Home Square Blok H-9 (MOI)
Kelapa Gading-Jakarta
INDONESIA
Hunting-+62-21-45871168
MP.+62 87775181518 /+62 85814482002 /+62 81298232433
=============================================================================
Urgent Required for Master, CE (Work Boat)
URGENT…
We, PT Indopower are looking candidates who are experienced with type off Vessel Work Boat :
Required :
MASTER (CLASS 1) 2 YEARS EXPERIENCE in Work Boat SALARY US$ 250/DAY
CH. ENG (CLASS 1) 2 YEAR EXPERIENCE in Work Boat SALARY US$ 250/DAY
(kami membutuhkan masing-masing 2 kandidat dari masing-masing posisi diatas)
The Candidat must be have experienced in Work Boat – AHTS
At least 2 year(s) of working experience in the related field is required for this position.
Reasonably fluent in English both spoken and written
ALL THEIR CERTIFICATE’S IS STILL VALID
Ready for interview BY PHONE with Skype
kami lebih tertarik jika anda datang langsung ke alamat KANTOR KAMI di : Jl Bugis Raya no 29 Tanjung Priok, Jakarta Utara.. Maka kami akan langsung memproses CV anda dan Memberi Informasi yang Lebih Lengkap,
FAX NO : 021 435 7377
Details INFO CALL : Mr. Jendry – 021 4357088 – Hp = 085215086211- 0852 1507 1262 – 0877 7519 9781 – 0857 1583 6000 – Terima Kasih
==============================================================================
Ch Off ANT II, Ch Eng ATT I
Urgently Need,
Ch Off ANT II
Ch Eng ATT I
For Bulker DWT 45279,
Trading area: ASIA
Flag: Indonesia, Crew full Indonesia
Join 10 Feb 2012 in South Korea
The candidates must have experience in same rank with vessel more than 10000DWT,
valid STCW Certs, SSO/BRM/ECDIS, Yellow Fever.
English is must.
Please submit update CV to:
PT Altus Anglo-Eastern Crewing Services
Park View, Blok ZC-1, No.36 Kelapa Gading
Jln Boulevard Timur, Jakarta Utara 14250
Ph +62 21 4585 9961
Fax +62 21 4585 9962
==============================================================================
FOR CH Officer Deck & 3E – JOINING the end of January 2012 – MV. Meenakshi
URGENT… URGENT… URGENT…
Besok (Kamis, 19 January 2012) jam 10.00 (Pagi) akan ada Interview dengan Owner (malaysia) diharapkan kehadirannya bagi kawan2 Pelaut yang tertarik dengan Info Jobs ini – Joinnya Akhir Bulan Januari 2012
FOR CH Officer Deck & 4E – JOINING the end of January 2012 –
MV. Meenakshi (BULK CARRIER VESSEL – DWT = 76.000 – FLAG – HONGKONG – year bulk 2011 – Launched) – TRADING AREA IN ASIA
SALARY in US $
(all crew from indonesia)
C/O CLASS I / II (2005-2008) = US $ 6.000 (6 mths contract)
3/E CLASS II / III (2008-2009) = US $ 3.200 (6 mths contract)
(kami membutuhkan masing-masing 2 kandidat dari masing-masing posisi diatas)
The Candidat must be have experienced in BULK CARRIER (BIG Vessel DWT up to 20.000 Tons)
At least 4 year(s) of working experience in the related field is required for this position.
Reasonably fluent in English both spoken and written
ALL THEIR CERTIFICATE’S IS STILL VALID
Ready for interview BY PHONE with Skype
Kamis besok (19 January 2012) jam 10 pagi akan ada Interview dengan Owner (malaysia) diharapkan kehadirannya bagi kawan2 Pelaut yang tertarik dengan Info Jobs ini – Terima kasih
kami lebih tertarik jika anda datang langsung ke alamat KANTOR KAMI di : Jl Bugis Raya no 29 Tanjung Priok, Jakarta Utara.. Maka kami akan langsung memproses CV anda dan Memberi Informasi yang Lebih Lengkap,
FAX NO : 021 435 7377
Details INFO CALL : Mr. Jendry – 021 4357088 – Hp = 085215086211- 0852 1507 1262 – 0877 7519 9781 – 0857 1583 6000 – Terima Kasih
===============================================================================
Urgent Required for Master, C/O, C/E, 2/E, 2/O (Chemical Tanker & LNG)
Our Principal looking a good candidates for Master, C/O, C/E, 2/E, 2/O to be sail on CHEMICAL Tanker & LNG.
CHEMICAL TANKER & LNG :
1. Master – ANT1 salary USD.11,500 experience min. 24 months & Min 10,000 GRT
2. C/O – ANT1 salary USD 10,000 experience min 24 months & min 10,000 GRT
3. C/E – ATT1 salary USD 10,500 experience min 24 months & min 7,000 BHP
4. 2/E – ATT2 salary USD 9,800 experience min. 24 months & min 7,000 BHP
5. 2/O – ANT2 salary USD 6,200 experience min 24 months & min 10,000 GRT
Other requirements :
1. All candidates must hold standard of Certificates required by STCW 1978/1998
2. Healthy, maximum age 55 years old, and able to speak and write in English.

We are looking for job on AHTSS DP1/ AHTS/ SUPPLY VESSEL, UTILITY VESSEL, CREW BOAT are URGENTLY seeking an experienced MASTER/ CH MATE/ 2ND MATE/ CH ENG/ 2ND ENG for working in the Middle East under ARAMCO charter.
AHTSS DP1
Master, $405, 60 Days On / 30 Days off, Holder of DP certificate
Chief Mate, $251, 60 Days On / 30 Days Off, Holder of DP Certificate
Chief Engineer, $355, 60 Days On / 30 Days Off
2nd Mate, $138, 100 Days On / 34 Days Off
2nd Engineer, $128, 100 Days On / 34 Days Off
AHTS
Master, $390, 60 Days On / 30 Days Off
Chief Mate, $242, 60 Days On / 30 Days Off
Chief Engineer, $342. 60 Days On / 30 Days Off
2nd Mate, $138, 100 Days On / 34 Days Off
2nd Engineer, $128, 100 Days On / 34 Days Off
SUPPLY VESSEL, UTILITY VESSEL, CREW BOAT
Master, $248, 100 Days On / 34 Days Off
Chief Mate, $179, 100 Days On / 34 Days Off
Chief Engineer, $220, 100 Days On / 34 Days Off
Suitably qualified experienced personnel should send in a detailed CV (in word format only) to:
geroge.tan76@gmail.com, and cc: anugerahocean@ymail.comAttn: George Tan
Showing relevant experience, including ARAMCO approval number and advising to us of your availability.
Required Skills:
Marlins Test Minimum Acceptable Score is 80% (MASTER, C/O, C/E) and 75% for 2nd Mate
Kind Regards,
Capt George Tan
Crewing Manager
A O L Pte Ltd

Ada banyak jenis-jenis kapal di dunia pelayaran. Banyak penggolongan jenis kapal berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Penggolongan jenis-jenis kapal adalah sebagai berikut :
1. Jenis Kapal Menurut Bahannya
- Kapal Kayu ==> Kapal yang semua bahannya terbuat dari kayu.

- Kapal Fiber Glass ==>Kapal yang semua bahannya terbuat dari Fiber Glass.

- Kapal Ferro Cement ==> kapal yang dibuat dari bahan semen yang diperkuat dengan baja sebagai tulang-tulangnya.

- Kapal Baja ==> kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari baja.

2. Jenis Kapal Berdasarkan Alat Penggeraknya
- Kapal Layar ==> Pada jenis ini kecepatan kapal tergantung pada adanya angin. Banyak kita jumpai pada kapal-kapal latih dan pada kapal barang tetapi hanya terbatas pada kapal- kapal kecil saja.

- Kapal PadleWheel ==> Sistim padle wheel, pada prinsipnya adalah gaya tahanan air yang menyebabkan/menimbulkan gaya dorong kapal (seperti dayung).

- Kapal Jet Propultion ==> Sistim ini pada prinsipnya adalah air diisap melalui saluran di muka lalu didorong ke belakang dengan pompa hingga menimbulkan impuls (jet air ke belakang).

- Kapal Propeller ==> Kapal bergerak karena berputarnya baling yang dipasang di belakang badan kapal sehingga menimbulkan daya dorong.

3. Jenis Kapal Berdasarkan Mesin Penggerak Utamanya
- Kapal Mesin Uap Torak ==> Biasanya yang dipakai adalah triple expansion engine (bersilinder tiga) atau double Compound Engine.

- Kapal Turbin Uap ==> Tenaga yang dihasilkan oleh mesin semacam ini sangat rata dan uniform dan pemakaian uap sangat efisien baik pada tekanan tinggi ataupun rendah.

- Kapal Turbin Elektrik Drive ==> Disini reversing turbine yang tersendiri dapat dihapuskan dengan memakai sistim ini sangat mudah operasi mesin-mesinnya.

- Kapal Mesin Pembakaran Internal ==> Untuk tenaga yang sama, jika dibandingkan dengan mesin uap akan lebih kecil ukurannya. Dengan adanya kemajuan dalam pemakaian turbo charger untuk supercharging maka beratnyapun dapat diperkecil dan penghasilan tenaga dapat dilipat gandakan.

- Kapal Gas Turbin ==> Prinsipnya adalah suatu penggerak yang mempergunakan udara yang dimampatkan (dikompresikan) dan dinyalakan dengan menggunakan bahan bakar yang disemprotkan dan kemudian setelah terjadi peledakan udara yang terbakar akan berkembang.

- Kapal Mesin Nuklir ==> Bentuk Propulsi ini hanya dipakai pada kapal-kapal besar non komersil seperti kapal induk, kapal perang sehingga kapal yang memakainya masih terbatas.

4. Jenis Kapal Khusus Berdasarkan Fungsinya
- Kapal Khusus Berdasarkan Fungsinya ==> ada umumnya kapal-kapal barang terutama general cargo dapat membawa penumpang kelas sampai 12 penumpang dan tetap dinamakan kapal barang.

- Kapal Penumpang ==> Kapal penumpang ada yang besar dan ada yang kecil. Kapal penumpang kecil kebanyakan digunakan untuk pesiar antar pulau yang tak begitu jauh menyusuri pantai/sungai yang menghubungkan antar kota sebagai komunikasi transport.

- Kapal Pengangkut Kayu ==> Kayu yang diangkut di atas geladak dan diikat kuat dapat menambah daya apung cadangan, sehingga lambung timbul kapal pengangkut kayu relatip lebih kecil dibandingkan kapal barang. Oleh karena itu dikatakan bahwa kapal pengangkut kayu dianggap mempunyai free board khusus.

- Kapal Tanker ==> Mengingat sifat zat cair yang selalu mengambil posisi yang sejajar dengan garis air, pada waktu kapal mengalami keolengan dan hal ini terjadi pada tangki-tangki yang tak diisi penuh.

- Kapal Keruk Tambang Timah ==> Untuk mengeruk bahan tambang timah

- Kapal Kabel atau CABLESHIP ==> kapal ini digunakan untuk memperbaiki atau repair dan laying kabel optik bawah laut.

- Kapal FPSO (Floating production Storage and Offloading) ==> Kapal yang berfungsi sebagai pabrik terapung buat minyak mentah. kapal ini biasa beropasi di dekat anjungan pengeboran minyak.

- Drilling Ship ==> Kapal yang berfungsi untuk ngebor sumur minyak yang kemudian sumur itu disedot oleh oil Rig. Kapal ini menggunakan Dynamic Positioning System. DPS ini terhubung dengan satelit dan sistem Bow Thruster.

- Submersible Ship ==> Kapal ini berfungsi untuk mengangkut atau menggendong kapal oil Rig yang akan dibawa ke tempat pengeboran.

5. Jenis Kapal-Kapal Khusus (Mempunyai Tugas Khusus)
- Kapal Keruk ==> Fungsinya adalah memperdalam kolam pelabuhan, alur pelayaran, sungai dan lain-lainnya dan juga menyediakan tanah untuk reklamasi rawa-rawa (untuk perluasan daerah menjadi daratan).

- Kapal Tunda ==> Kapal yang fungsinya menarik atau mendorong kapal-kapal lainnya.

- Kapal Penangkap Ikan ==> Kapal-kapal ikan dimana operasi penangkapannya agak jauh dari pangkalannya, yang berhari-hari memerlukan waktu dalam operasinya biasanya dilengkapi dengan kotak ikan yang didinginkan, sehingga ikanikan hasil tangkapan tidak cepat menjadi busuk. Bahkan untuk kapal-kapal ikan yang modern dilengkapi dengan pabrik ikan dalam kaleng.

- Kapal Pemadam Kebakaran ==> Kapal yang fungsinya membantu memadakan kebakaran pada kapal lain atau kebakaran pada dermaga pelabuhan. Operasinya biasanya dilakukan sekitar pelabuhan.

- Kapal Peneliti ==> Kapal yang fungsinya mengadakan penelitian di lautan, kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan-peralatan penelitian.

- Kapal Rumah Sakit ==> Kapal yang dilengkapi dengan peralatan Rumah Sakit.

- Kapal Perang ==> Arena fungsinya untuk berperang atau menjaga keamanan maka perencanaan dan konstruksinya lebih ditekankan pada segi kekuatan, sehingga faktor ekonomis kurang mendapat perhatian.

- Kapal Asli Indonesia ==> Kapal asli buatan Indonesia

Video Peluncuran Kapal
Sumber
Penelitian dalam bidang keselamatan kapal hingga saat ini lebih menitik beratkan pada faktor-faktor penyebab terjadinyakecelakaan kapal. Marine incident dan accident disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian yang banyak dilakukan dalam konteks keselamatan kapal umumnya hanya meninjau secara parsial faktor-faktor diatas. Hunt telah mencoba memodelkan hubungan antara sea state dengan probabilitas capsizing kapal. Beberapa kelompok ukuran kapal dapat dihubungkan dengan peluang terbaliknya kapal berdasarkan tinggi gelombang, arus dan kecepatan angin. Furushomenyatakan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh anak buah kapal dalam mengoperasikan permesinan di kapal disebabkan oleh kondisi tempat kerja (working environment) yang tidak nyaman, seperti kebisingan dikamar mesin akibat suara motor induk, kondisi kamar mesin yang sempit, aroma kamar mesin yang tidak nyaman, getaran yang terjadi akibat beroperasinya peralatan-peralatan di kamar mesin kapal dan lain sebagainya.
Di penghujung tahun 2011, Kementerian Pertahanan dan perusahaan militer Rusia JSC Rosoboronexport melakukan penandatanganan untuk kelanjutan pengadaan enam pesawat jet tempur Sukhoi, untuk memperkuat satuan tempur TNI Angkatan Udara. Pengadaan enam unit pesawat tempur generasi 4,5 itu melengkapi 10 pesawat sejenis yang telah dimiliki Indonesia dengan tipe SU-27SK, SU-27SKM, SU-30MK dan SU-30MK2. Beberapa hari sebelumnya, Kementerian Pertahahan juga melakukan penandatanganan kontrak pengadaan tiga kapal selam dengan perusahaan galangan kapal Korea Selatan Daewoo Shipbuilding Marine Enginering (DSME), untuk memperkuat satuan tempur TNI Angkatan Laut. Untuk matra darat, Pemerintah Indonesia juga sebelumnya telah mendatangkan enam helikopter Mi-17 V-5 dari Rusia. Pada 2012 bahkan mulai dijajaki sejumlah pembelian kendaraan tempur taktis dari Eropa seperti Main Battle Tank dari Belanda.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang makin membaik, maka alokasi anggaran untuk pertahanan pun lambat laun mengalami peningkatan meski masih relatif kecil dibandingkan negara-negara ASEAN lain dalam hal belanja modal persenjataan. Untuk pertama kalinya sejak 1962, anggaran pertahanan pada 2012 menjadi nomor satu, dengan jumlah menjadi Rp64,4 triliun mengalahkan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (Rp 61,2 triliun) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Rp 57,8 triliun). Jumlah untuk meningkat dari APBN-Perubahan 2011 yakni Rp47,5 triliun. Tak hanya membeli persenjataan baru, Indonesia selama 2011 juga telah menjajaki dan menyepakati sejumlah hibah alat utama sistem senjata yang ditawarkan seperti pesawat tempur F-16 Fighting Falcon. Sedangkan hibah empat unit pesawat angkut C-130 Hercules dari Australia yang tertunda akan dilanjutkan pada awal 2012.
Wakil Menteri Pertahahan Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan target modernisasi militer diprioritaskan pada alutsista yang bergerak seperti kendaraan tempur, pesawat tempur, dan kapal selam beserta persenjataannya. Terkait itu, Indonesia tidak saja mendatangkan alat utama sistem senjata dari mancanegara melainkan juga memproduksi sendiri dalam rangka merevitalisasi industri pertahanan dalam negeri. Tengoklah kapal cepat berpeluru kendali yang kini sedang dikerjakan PT Lundin Industry Invest di Banyuwangi. Kapal berbahan serat karbon itu merupakan kapal Trimaran pertama di dunia yang akan diproduksi Indonesia lengkap dengan kemampuan menghilang dari tangkapan radar lawan. Tak hanya itu, PT Pindad pun telah memproduksi ratusan panser Anoa, empat unit panser intai yang di Eropa dikenal sebagai “Sherpa”. ”Kita memang belum memberinya nama,” kata Direktur PT Pindad Adik Sudarsono.
Terdapat pula enam unit panser Mortar 81 mm dan tiga unit panser recovery. ”Yang jelas jika pengadaannya dari luar, kita mensyaratkan adanya alih teknologi, sehingga suatu ketika nanti putra-putri Indonesia mampu membuat pesawat tempur dan kini yang tengah dijajaki adalah pembuatan kapal selam,” kata Sjafrie. Sebagian dari beragam kontrak pengadaan alat utama sistem senjata yang telah disepakati akan direalisasikan bertahap mulai 2012 hingga 2014 dan seterusnya. Sehingga militer Indonesia diharapkan benar-benar bangkit, besar, kuat dan profesional. Krusial Pengamat militer dari Universitas Indonesia (UI) Andi Widjajanto menyebutkan 2012 merupakan masa peralihan yang cukup menentukan dalam keberhasilan mencapai kekuatan pokok minimum (minimum essential forces /MEF) dalam pembangunan kekuatan militer Indonesia. ”Postur anggaran 2012 memang relatif terasa dampaknya untuk pemeliharaan atau perbaikan dan pengadaan dari dalam negeri. Tapi,kalau untuk pengadaan dari luar negeri belum ada,” katanya berpendapat.
Menurut Andi Widjajanto, anggaran Rp64,4 triliun yang akan dikucurkan pada 2012 menegaskan keseriusan pemerintah untuk membangun alutsista TNI yang andal. Tapi,tetap saja angka itu masih jauh dari cukup untuk bisa mengejar kekuatan pokok minimum yang ditarget hingga 2024. Jika kondisi itu terus terjadi tiap tahunnya, Andi yakin MEF tidak akan tercapai sesuai target. Mengacu pada target 2024, maka pada 2012 mestinya tersedia alokasi Rp80 triliun. Bahkan, kalau bisa mencapai Rp90 triliun agar pada 2014 (akhir pemerintahan SBY periode kedua) tercapai Rp120 triliun. Jadi, secara perbandingan dengan GDP,pada 2014 tercapai 1,25 persen dan 2012 sebesar satu persen. Ia menambahkan alutsista- alutsista tua itu idealnya memang tidak dipakai lagi dan harus diganti dengan yang baru.Apalagi beban perbaikan alutsista yang sudah usang juga cukup berat. Namun, kondisi sekarang belum memungkinkan untuk mencapai hal itu.
“Harusnya jika 10 dibuang, maka yang beli baru lagi 10. Tapi,yang terjadi sekarang adalah 10 dibuang, tapi beli barunya cuma dua, yang enam diperbaiki, empat benar-benar dibuang,” tutur Andi. Andi membeberkan usia alutsista yang dipakai TNI sekarang ini banyak yang telah tua, yakni 25-40 tahun. Bahkan dia menyebut alutsista yang telanjur uzur dan harus diganti mencapai sekitar separuh dari yang ada. Dengan kondisi tersebut, tingkat kesiapannya rata-rata hanya sekitar 40 persen. Dalam postur RAPBN 2012, Kemenhan seperti yang disampaikan Dirjen Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsda TNI Bonggas S Silaen, dari besaran alokasi sebesar Rp64,4 triliun sekitar 40,1 persennya atau Rp25,84 triliun untuk belanja, yakni alutsista. Sisanya belanja pegawai Rp27,18 triliun (42,2 persen) dan belanja barang Rp11,41 triliun (17,7 persen). Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin menuturkan, membangun militer tergantung pada dua hal, yakni seberapa besar ancaman yang ada dan bagaimana standar penangkalan yang hendak diciptakan. Dua hal itu masih dipengaruhi kondisi keuangan negara.
“Jadi MEF itu bukan penangkalan yang levelnya rendah,tapi juga bukan yang tinggi,” ungkap purnawirawan TNI itu. Ia menilai dengan alokasi anggaran yang selama ini dikucurkan, target MEF sulit untuk dicapai sesuai rencana. ?Dengan anggaran Rp60 triliun-65 triliun per tahun, maka pada 2014 kapasitas yang tercapai baru sekitar 28 persen dari yang diinginkan,? ujarnya. Posisi Tawar Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menilai kekuatan militer dapat digunakan sebagai alat tawar dalam memperjuangkan pembangunan perekonomian suatu negara. Ekonomi dan militer pada dasarnya merupakan perhubungan dua variabel yang bersifat timbal-balik.Artinya, jika militer kuat, ekonominya juga akan kuat.
Bagaimana pun tak bisa dipungkiri secara geopolitik dan geostrategi, Indonesia terletak pada posisi yang strategis dan menentukan dalam tata pergaulan dunia dan kawasan. Dengan potensi ancaman yang tidak ringan serta kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang beragam, bangsa dan negara Indonesia memerlukan kemampuan pertahanan negara yang kuat untuk menjamin tetap tegaknya kedaulatan NKRI. Namun, setelah merebaknya krisis, pembangunan kemampuan pertahanan relatif terabaikan sehingga mengakibatkan turunnya kemampuan pertahanan negara secara keseluruhan. Karena itu dengan kenaikan anggaran pertahahan pada 2012, diharapkan kebangkitan militer Indonesia dapat benar-benar berjalan sehingga Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman baik aktual maupun potensial.
Sejarah setidaknya mencatat setidaknya dua kali dalam sejarah Republik Indonesia, TNI diperhitungkan sebagai kekuatan bersenjata yang tidak bisa dipermainkan dalam pertahanan dan nyata dampaknya pada posisi tawar politik luar negeri kita. Pertama, periode 1960-1962, ketika Presiden Soekarno mendorong Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) untuk bersiap merebut Irian Barat dengan kekuatan militer. Meskipun situasi perekonomian nasional tidak terlalu baik, Bung Karno mengizinkan pembelian persenjataan secara besar-besaran. Dalam waktu kurang dari dua tahun, APRI menjelma menjadi kekuatan perang terbesar di bumi bagian selatan, antara lain Angkatan Laut mempunyai 12 kapal selam yang mampu berpatroli hingga ke bibir pantai barat Australia tanpa bisa di deteksi oleh negara itu.
Sementara itu, Angkatan Udara Republik Indonesia punya dua skuadron pengebom jarak jauh TU-16, yang dengan mudah mencapai seluruh wilayah Asia Tenggara dan Australia, menjatuhkan bom, serta kembali ke pangkalannya dengan selamat. Kedua, era 1980-1988. Pada kepemimpinan Jenderal M. Jusuf (1978-1983) dan Jenderal L.B. Moerdani (1983-1988), Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dibangun menjadi institusi militer yang modern dan profesional serta tidak berpolitik. Jenderal Jusuf mengawali programnya dengan cara sederhana: membangkitkan kembali harga diri prajurit dengan meningkatkan kesejahteraan, memperbaiki asrama, serta melatih ulang pasukan yang lama mengalami proses “penghalusan” karena jarang berlatih, persenjataan ketinggalan zaman, dan terabaikan kesejahteraan mereka.
Pada era berikutnya, Jenderal Moerdani mampu dengan cerdik melihat peluang membeli alat utama sistem senjata yang tidak baru (seperti enam fregat Van Speijk dari Belanda), memperbaiki dan memodernkannya hingga bisa beroperasi penuh lagi. Pada eranya, ABRI juga membeli 10 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon. Kini dengan Indonesia kembali mencoba memperkuat kembali pertahanannya diharapkan posisi tawar Indonesia di segala bidang baik politik, ekonomi dan budaya dapat pula ditingkatkan.
Sumber

TNI Angkatan Laut membuka kesempatan untuk para pemuda-pemudi Indonesia, bergabung ke dalam angkatan laut untuk mengabdi kepada ibu pertiwi Indonesia. Syarat-syarat dan ketentuan dapat dibuka di alamat website http://www.tnial.mil.id atau dapat dilihat di brosur dibawah ini :


