Sebuah kapal pesiar seberat 92.000 ton yang diberi nama ‘Queen Elizabeth’ telah berlayar pada musim gugur 2010. Cunard telah menandatangani perjanjian dengan galangan Fincantieri Italia untuk pembangunan kapal dengan kapasitas 2000 penumpang, yang akan dibangun di halaman Monfalcone dengan biaya sekitar $ 993.000.000. Kapal ini menjadi Cunarder terbesar kedua yang pernah dibangun. Queen Elizabeth menawarkan hal-hal terbaik dari Cunard mulai dari nilai-nilai tradisional, sampai kemewahan modern. Dengan kamar-kamar mewah dan layanan yang sempurna, kapal baru ini mencerminkan kemegahan kapal Cunard sejak diperkenalkannya Mauritania pada tahun 1907, dan dari lambung luar yang berwarna hitam, suprastruktur putih bercahaya dan khas echo klasik warisan karakteristik liner yang khas.

Merayakan New Golden Age dalam Perjalanan Samudra. Menghidupkan kembali glamour modern ala masyarakat kelas atas dari tahun 1930-an dan 1940-an sebagai hiasan kamar. Kemudian masuk ke tempat yang anggun dan dramatis ketika menemukan tangga melengkung, dengan pola geometris karya seni spektakuler Lobby Grand. Kemudian menemui kemegahan perpustakaan dua tingkat, tempat bersantai yang tenang dengan interior kayu yang hangat bermandikan cahaya dan dimahkotai dengan langit-langit kaca yang luar biasa. Interior mewah, perabotan mewah dan perkembangan periode art deco menciptakan kesan campuran dari beberapa tempat dalam sebuah kapal, seperti saat menemukan kemegahan Queens Room. Bisa juga menghirup teh pada sore hari di bawah balkon berhiaskan kantilever dan panel kaca patri khusus, atau berdansa di lantai dansa kayu yang rumit, megah diterangi oleh lampu yang mewah.

Kru Kapal:
Captain : Christopher Wells
Staff Captain : Hamish Sunter
Hotel Manager : Robert Howie
Entertainment Director : Alastair Greener/ Amanda Reid (Change 19 April)
Chief Engineer : Colin Black
Executive Chef : Abhilash James
Food and Beverage Manager : Glenn Milway
Chief Purser : Jonathan Leavor

Negara : Inggris Raya
Kecepatan : 23.7 knots
Berat : 90,900 Ton (gross)
Kapasistas tamu : 2,068
Kru : 996
Panjang : 964.5 feet
Lebar : 106 feet
Draft : 25.9 feet

Gambar Kapal :

0bskqlpb KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

zzhemgjf KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

gh6g3npp KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

kb8wf8ug KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

u1bekxrs KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

Desain Deck :

j08hcvsw KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

s0npufc9 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

5nsv9wvz KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

sbxzvigb KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

zvjomyru KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

yttxskil KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

gmr4yxmy KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

3hxvn8z6 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

c3jlivns KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

4rfuevxr KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

uftc0r2a KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

dmeo2lai KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

Interior:

dkuhmdzc KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

4gpfheyn KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

bkxgsvtf KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

upfeuj2j KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

tcdouruz KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

anubpmt0 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

yucdd3yl KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

gz6xqxeu KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

rc8iao8w KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

      dguemb6f KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH     pnvnaydi KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

51sv8bg7 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

pskdx2au KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

dhwuowts KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

m0pxqygp KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

c207jnrt KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

edyadus2 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

imc46pyk KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

2z5wnkec KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

xb99zuyy KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

oly0fsyh KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

gbhu3pwp KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

kebycmy9 KEMEWAHAN KAPAL QUEEN ELIZABETH

Berminat Naek atau Jadi Kru Kapal Queen Elizabeth?????

Sumber

 NEEDED URGENTLY

We are looking for the candidate for Master and Chief Mate Positions, with qualifications as bellow :

MASTER (TUG BOAT VSSL)

1. Have ANT 5 with Near Coastal Voyage.
2. Have availid Cert at least 1 years.
3. Able to join ASAP..
4. age not more than 55 years old.

CHIEF MATE.(BUNKER VSSL)

1. Have ANT III
2. Have tanker Experiences.
3. Better who has MODUL.
4. able to speak English.

Please submit your CV at : moelbatam2@gmail.com
or Contact our Official :
Ms. YEO HANNY TAN
Contact : +6287791112772 / +6281372417273

Thank you.
Management.

 

 CO / DPO + 2OFF /DPO + J DPO

NEEDED DPO VERY URGENT

- CH.OFFICER DPO
– SALARY USD 350 / DAY.

- 2ND.OFFICER DPO
– SALARY USD 300 / DAY

- J DPO
– SALARY USD 250 /DAY

- VESSEL AHTS 12.250 BHP.
– TRADING ( MALAYSIA ).

1. Fully understanding Converteam system.
2. Experienced onboard PSV / AHTS DP 2
3. Must have Full DP Unlimited Cert.

THANKS
DIDI
Phone no +6281318189197.
PT.Globalite Manning Agency

Sumber

1997102 1321277 tongkang2 LOWONGAN KERJA PELAYARAN AKHIR AGUSTUS

Daftar Singkatan yang sering ditemukan dalam Istilah Pelayaran :

* AIS : Automatic Identification System
* ALC : Articulated Loading Column
* AMVER : Automated Mutual Assistance Vessel Rescue System
* ASL : Archipelagic Sea Lane
* ATBA : Area To Be Avoided
* ATLAS : Autonomous Temperature Line Acquisition System

* CALM : Catenary Anchor Leg Mooring
* CBM : Conventional Buoy Mooring
* CDC : Certain Dangerous Cargo
* CHA : Competent Harbour Authority
* COTP : Captain of the Port
* CVTS : Co-operative Vessel Traffic System

* DART : Deep-ocean Assessment and Reporting Tsunamis
* DF : Direction Finding
* DG : Degaussing
* DGPS : Differential Global Positioning System
* DPG : Dangerous and Polluting Goods
* DSC : Digital Selective Calling
* DW : Deep Water
* DWT : Deadweight Tonnage
* DZ : Danger Zone

* E : East
* ELSBM : Exposed Location Single Buoy Mooring
* ENE : East Northeast
* EPIRB : Emergency Position Indicating Radio Beacon
* ESE : East Southeast
* ETA : Estimated Time of Arrival
* ETD : Estimated Time of Departure

* FAD : Fish Aggregating Device
* feu : Forty Foot Equivalent Unit
* fm : Fathom(s)
* FPSO : Floating Production Storage and Offloading Vessel
* FPU : Floating Production Unit
* FSO : Floating Storage and Offloding Vessel
* ft : Foot (Feet)

* GMDSS : Global Maritime Distress and Safety System
* GPS : Global Positioning System
* GRT : Gross Register Tonnage
* GT : Gross Tonnage
* HAT : Highest Astronomical Tide

* HF : High Frequency
* hm : Hectometre
* HMS : Her (His) Majesty’s Ship
* HP : Horse Power
* hPa : Hectopascal
* HSC : High Speed Craft
* HW : High Water

* IALA : International Association of Lighthouse Authorities
* IHO : International Hydrographic Organization
* IMDG : International Maritime Dangerous Goods
* IMO : International Maritime Organization
* ISPS : International Ship and Port Facility Security Code
* ITCZ : Intertropical Convergence Zone
* ITZ : Inshore Traffic Zone

* JRCC : Joint Rescue Co-0rdination Centre

* kHz : Kilohertz
* km : Kilometre(s)
* kn : Knot(s)
* kW : Kilowatt(s)

* LANBY : Large Automatic Navigation Buoy
* LASH : Lighter Aboard Ship
* LAT : Lowest Astronomical Tide
* LF : Low Frequency
* LHG : Liquefied Hazardous Gas
* LMT : Local Mean Time
* LNG : Liquefied Natural Gas
* LOA : Length Overall
* LPG : Liquefied Petroleum Gas
* LW : Low Water 

* mb : Milibar(s)
* MCTS : Marine Communications and Traffic Service Centres
* MF : Medium Frequenncy
* MHz : Megahertz
* MHHW : Mean Higher High Water
* MHLW : Mean Higher Low Water
* MHW : Mean High Water
* MHWN : Mean High Water Neaps
* MHWS : Mean High Water spring
* MLHW : Mean Lower High Water
* MLLW : Mean Lower Low Water
* MLW : Mean Low Water
* MLWN : Mean Lower Water Neaps
* MLWS : Mean Lower Water Spring
* MMSI : Maritime Mobile Sevice Identity
* MRCC : Maritime Rescue Co-ordination Centre
* MRSC : Maritime Rescue Sub-Centre
* MSI : Marine Safety Information
* MSL : Mean Sea Level
* MV : Motor Vessel
* MW : Megawatt(s)

* N : North
* NATO : North Atlantic Treaty Organization
* Navtex : Navigational Telex System
* NE : Northeast
* NNE : North Northeast
* NNW : North Northwest
* No : Number
* NRT : Net Register Tonnage
*NT : Net Tonnage
* NW : Northwest

* ODAS : Ocean Data Acquisition System

* PEC : Pilotage Exemption Certificate
* PEL : Port Entry Light
* PLEM : Pipe Line End Manifold
* PMSC : Port Marine Safety Code
* POL : Petrol,Oil & Lubricants
* PSSA : Particularly Sensitive Sea Areas
* PWC : Personal Watercraft

* RCC : Rescue Co-ordination Centre
* RMS : Royal Mail Ship
* RN : Royal Navy
* RoRo : Roll-on,Roll off
* RT : Radio Telephony

* S : South
* SALM : Single Anchor Leg Mooring System
* SALS : Single Anchored Leg Storage System
* SAR : Search And Rescue
* Satnav : Satellite Navigation
* SBM : Single Buoy Mooring
* SE : Southeast
* SHA : Statutory Harbour Authority
* SPM : Single Point Mooring
* sq : Square
* SRR : Search and Rescue Region
* SS : Steamship
* SSCC : Ship Sanitation Control Certificate
* SSE : South Southeast
* SSCEC : Ship Sanitation Control Exemption Certificate
* SSW : South Southwest
* STL : Submerged Turret Loading
* STS : Ship to Ship
* SW : Southwest
* SWATH : Small Waterplane Area Twin Hull Ship

* teu : Twenty Foot Equvalent Unit
* TRITON : Triangle Trans-Ocean Buoy Network
* TSS : Traffic Separation Scheme

* UHF : Ultra High Frequency
* UKC : Under-kell Clereance
* UKHO : United Kingdom Hydrographic Office
* ULCC : Ultra Large Crude Carrier
* UN : United Nations
* UT : Universal Time
* UTC : Co-ordinated Universal Time

* VDR : Voyage Data Recorder
* VHF : Very High Frequency
* VLCC : Very Large Crude Carrier
* VMRS : Vessel Movement Reporting system
* VTC : Vessel Traffic Centre
* VTMS : Vessel Traffic Management System
* VTS : Vessel Trrafic Services

* W : West
* WGS : World Geodetic System
* WMO : World Meteorological Organization
* WNW : West Northwest
* WSW : West Southwest
* WT : radio (Wireless) Telegraphy

Sumber

94162801 DAFTAR NAMA ISTILAH DALAM PELAYARAN DAN SINGKATAN NAMA ISTILAH KEPELAUTAN

SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN

Alur pelayaran dan rambu rambunya yang ada sekarang ini perlu dilakukan pemantauan dan pemeliharaan secara rutin untuk menjaga keselamatan dan kelancaran kapal yang melakukan pelayaran tersebut. Bahaya terjadinya kecelakaan pada pelayaran memberikan dampak yang sangat luas, bukan hanya faktor nyawa manusia di kapal yang bersangkutan namun pada kapal pengangkut bahan-bahan cair lainnya yang mengalami musibah tenggelam dan terbawa arus laut, sehingga pengotoran/polusi laut akan menyebar luas ketempat lain yang jauh dari tempat kejadian. Pemeliharaan alur pelayaran dapat dilakukan dengan melaksanakan survey hydrografi secara berkala, Dengan alat GPS serta menggunakan metode differensial real time kinematik dapat membantu kegiatan survey secara cepat dan tepat di bandingkan dengan memakai peralatan yang konvensional seperti busur sextan, theodolite, dan alat bantu lainnya. Penggunaan metode differensial real time kinematik dapat menentukan posisi kapal secara teliti dalam waktu yang sangat singkat, sekaligus menentukan arah dan kecepatan kapal untuk melakukan survey.

Dengan memakai cara ini dapat mempersingkat pelaksanaan dan pemrosesan data dengan tingkat akurasi 1-3 meter, untuk pelaksanaan survey kolam pelabuhan saja dapat diselesaikan dengan waktu kurang lebih 7 hari sampai 12 hari dengan syarat tidak terjadi gangguan koneksi alat. Karena metode ini sudah memakai peralatan yang komputerise, sehingga pemrosesan datanya memiliki waktu yang lebih singkat dari pelaksanaan surveynya, dengan perbandingan 70:30 (70% untuk pelaksanaan survey dan 30% untuk pemrosesan data). Seiring perkembangan jaman, metode differensial real time kinematik cukup cepat dan tepat dalam pelaksanaan survey hydrografi, tetapi untuk ketelitian dapat di tingkatkan dengan menggunakan metode differensial yang terdapat di GPS. Hasil yang di dapat untuk penggunaan metode ini memiliki ketelitian 3 – 50cm tergantung dari pemrosesan data akhirnya.

Alur pelayaran mempunyai fungsi untuk memberi jalan kepada kapal untuk memasuki wilayah pelabuhan dengan aman dan mudah dalam memasuki kolam pelabuhan. Fungsi lain dari alur pelayaran adalah untuk menghilangkan kesulitan yang akan timbul karena gerakan kapal kearah atas (minimum ships maneuver activity) dan gangguan alam, maka perlu bagi perencanaan untuk memperhatikan keadaan alur pelayaran (ship channel) dan mulut pelabuhan (port entrance). Alur pelayaran harus memperhatikan besar kapal yang akan dilayani (panjang, lebar, berat, dan kecepatan kapal), jumlah jalur lalu lintas, bentuk lengkung alur yang berkaitan dengan besar jari – jari alur tersebut. Karena perbedaan antara perkiraan dan realisasi sering terjadi, maka penyediaan alur perlu dilakukan untuk mengantisipasi kehadiran kapal-kapal besar. Suatu penelitian tentang karakteristik alur perlu di evaluasi terhadap pergerakan trafik yang ada, pengaruh cuaca, operasi dari kapal nelayan, dan karakteristik alur tersebut. Dengan semakin meningkatnya perekonomian dunia maka penggunaan transportasi laut semakin padat, khususnya pada daerah sempit, seperti selat dan kanal, ataupun daerah yang terkonsentrasi seperti pelabuhan dan persilangan lintasan lalu lintas pelayaran yang dapat menimbulkan resiko tinggi untuk terjadinya kecelakaan pelayaran, baik berupa tabrakan sesama kapal ataupun bahaya pelayaran lainnya seperti bangkai kapal atau kandas di kedalaman yang dangkal.

Untuk pemeliharaan alur pelayaran biasanya dilakukan pengerukan secara berkala, perencanaan pengerukan tersebut memerlukan data-data keadaan permukaan dasar laut untuk dapat diketahui berapa volume rencana pengerukan. Survey hydrografi sangat penting peranannya untuk perencanaan pengerukan tersebut, karena hasil survey tersebut berupa data-data keadaan permukaan dasar laut yang disajikan berupa peta.

Adapun tahap-tahap pelaksanaan survey hydrografi ini adalah

a. Survey pendahuluan
Tahapan survey pendahuluan akan dimulai dengan melakukan orientasi di lokasi survey yang telah direncanakan serta mengadakan pengamatan terhadap aspek-aspek penting yang berhubungan dengan pelaksanaan survey. Adapun langkah dalam survey pendahuluan yang akan dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis adalah sebagai berikut :

  1. Identifikasi tugu/BM (Benchmark) referensi yang akan dipakai acuan dalam pekerjaan adalah tugu orde 1 atau 2 yang dikeluarkan oleh Bakosurtanal dan BPN.
  2. Identifikasi lokasi stasiun pasang surut terdekat ke lokasi survey.
  3. Identifikasi dan pemilihan lokasi-lokasi rencana pemasangan tugu (BM) dan stasiun pasut disekitar lokasi survey.
  4. Penentuan lokasi awal dimana pengukuran sounding akan dimulai.
  5. Mengisi formulir survey serta membuat deskripsi informasi pencapaian lokasi titik BM dan stasiun pasut yang ada maupun rencana, serta informasi-informasi lainnya yang dianggap penting.

b. Penyediaan titik kontrol horizontal
Penentuan jaring kontrol horizontal bertujuan untuk menyediakan titik referensi bagi kegiatan pekerjaan selajutnya sehingga berada dalam satu sistem koordinat. Agar sistem koordinat ini terikat pada sistem kerangka dasar nasional maka perlu diikatkan pada titik tetap Bakosurtanal yang telah menggunakan Datum Geodesi Nasional 1995 (DGN-95) yang ditetapkan tahun 1996 dan merupakan datum yang mengacu pada datum Internasional WGS-84.

c. Pengamatan pasang surut
Fonomena pasang surut laut didefinisikan sebagai gerakan vertikal dari permukaan laut yang terjadi secara periodik. Adanya fonomena pasut berakibat kedalaman suatu titik berubah-ubah setiap waktu. Untuk itu dalam setiap pekerjaan survey hydrografi perlu ditetapkan suatu bidang acuan kedalaman laut yang disebut Muka Surutan/Chart Datum.
Tujuan dari pengamatan pasut ini selain untuk menentukan muka surutan juga untuk menentukan koreksi hasil ukuran kedalaman.

Survey Hidrografi

survey+hidrografi+3 INFO DAN ALAT NAVIGASIDari gambar di atas diperoleh hubungan sebagai berikut :
rt= (Tt-Ho+Zo)

Dengan :
rt = besarnya reduksi pasut yang diberikan kepada hasil pengukuran kedalaman pada –t
Tt = kedudukan pengukuran laut sebenarnya pada waktu –t
Ho = keadaan permukaan laut rata-rata
Zo = kedalaman muka surutan di bawah MSL

d. Penentuan posisi horizontal titik fix menggunakan GPS dengan metode differensial real time kinematik

Pada teknologi ini satu receiver GPS akan dipasang pada titik kontrol darat dengan ketelitian tinggi yang terikat dengan titik tetap bakosurtanal dan akan berfungsi sebagai Referensi_Station sedangkan receiver lainnya dipasang di kapal survey dan berfungsi sebagai Rover_Station. Pengamatan absolut posisioning di titik Referensi Station akan menghasilkan koordinat baru yang berbeda dengan koordinat fix nya. Besarnya perbedaan nilai ini dinamakan sebagai koreksi differensial dan dihitung untuk tiap signal satelit. Melalui gelombang UHF data link dalam format standar RCTM-104 koreksi ini dikirimkan setiap saat dari Referensi Station ke Rover Station melalui antena defferensial untuk kemudian di aplikasikan pada tiap signal satelit yang diterima oleh Rover Station. Dengan cara ini maka secara real time nilai koordinat Rover akan dapat ditentukan dengan ketelitian yang optimal (cm sd. submeter ) untuk penentuan posisi pada pekerjaan-pekerjaan hydrografi.

survey+hidrografi+2 INFO DAN ALAT NAVIGASI

Survey Hidrografi

Sebelum pelaksanaan pengamatan posisi titik fix dimulai terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

A. PERSYARATAN KONSTELASI SETELIT GPS :

1. Minimum 4(empat) buah satelit GPS diamati secara bersamaan.

2. Nilai PDOP < 5 3. Elevation Mask receiver GPS di set 15° B. PERSYARATAN SISTEM DGPS 1. Mampu melakukan multi hitungan secara paralel 2. Bisa menanpilkan grafik PDOP dalam Time Series, Parameter Tinggi (H) dan Nomor Satelit (NSAT) untuk periode 1 jam s/d 24 jam. 3. Bisa menampilkan pesan/warning terhadap sistem yang digunakan. 4. Data storage di user dapat dipilih berdasarkan interval waktu. 5. Mempunyai kemampuan untuk mereplay dan menghitung kembali semua data hasil pengamatan. 6. Data hasil pengukuran harus disimpan dalam format NMEA yang disyaratkan. Pada pelaksanaan pengukuran posisi dengan teknik differensial real time kinematik peralatan yang digunakan adalah: * DGPS * GPS Navigasi * RFM96 Radio Modem Pacific Crest + Antena telemetri * Echosounder digital * Tranducer * Plat baja untuk Bar check * Laptop * Hypack Software pengolah data GPS untuk navigasi * Kapal Survey Untuk penyetingan alat dan data referensi adalah sebagai berikut : 1. Setting alat di stasiun kontrol darat terdiri dari DGPS + RFM96 Pacific Crest + Antena GPS + Antena Telemetri . Antena GPS dipasang pada statif dititik kontrol GPS yang dipakai, sedangkan antena telemetri dipasang di atas menara yang dibuat cukup tinggi di atas titik kontrol GPS yang dipakai. Setelah seting alat selesai masukkan nilai posisi titik stasiun kontrol GPS tersebut. 2. Seting alat di kapal (on board) terdiri dari DGPS + RFM96 Pacific Crest + Antena GPS + Antena Telemetri. 3. Masukan semua parameter penentuan posisi pada receiver GPS dan komputer, seperti informasi sbb: * Parameter Datum yang dipakai (jika diinginkan datum lokal ) * Nilai Datum Shift (jika diinginkan datum lokal ) * Sistem Proyeksi Peta yang dipakai * Nilai offset antena GPS terhadap Transducer (forward,starboard) Sistem DGPS di kapal yang telah terintegrasi dengan komputer akan dijalankan oleh Hypack software guna melakukan navigasi dan aquisisi data posisi setiap saat dalam sistem user (X,Y) dengan datum WGS-84.

Posisi yang dihasilkan ini masih dipengaruhi oleh beberapa kesalahan sistematik. Melalui koreksi differential (dX,dY) yang dihasilkan oleh sistem DGPS di stasiun kontrol darat kemudian dihantarkan ke antena differential di kapal dan dikoreksikan pada data posisi sehingga diperoleh nilai data posisi yang terkoreksi dan ditampilkan secara real time pada monitor baik dalam bentuk grafik atau numerik. Dengan cara demikian maka akhirnya kita dapat menentukan koordinat titik fix dan juga informasi lainnya seperti jarak offline, jarak yang sudah ditempuh, jarak keakhir lajur, dll. Survey Hidrografi Sounding adalah penentuan kedalaman dasar laut yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi topografi dasar laut. Alat yang akan digunakan adalah digital echosunder. Sinkronisasi data kedalaman dan posisi horizontal dilakukan secara otomatis oleh firmware (software yang berada di dalam alat) . Pada proses perekaman, data posisi direkam dengan interval setiap dua detik (Fix Position Record) dan semua data kedalaman direkam dengan kecepatan 6 ping per detik.
Pemasangan peralatan sounding dipasang dan dipastikan bahwa peralatan dipasang pada posisi yang aman dan kuat terhubung dengan kapal (terutama transducer dan antena). Konstruksi transducer akan dibuat sedemikian rupa sehingga transducer benar-benar dapat dipasang tegak lurus bidang permukaan laut. Transducer akan dipasang pada sisi luar di tengah-tengah bagian buritan dan haluan dengan kedalaman yang sesuai sehingga apabila kapal bergerak vertikal akibat gelombang, bagian bawah transducer tetap berada di bawah permukaan air. Setelah transducer dipasang dengan baik maka selanjutnya dilakukan kalibrasi (bar check). Bar check dilakukan dengan cara menenggelamkan sebuah plat baja/besi di bawah transducer dengan menggunakan kabel baja yang diberi tanda setiap lima meter sampai 20 m. Plat baja dengan kedalaman yang sudah ditentukan kemudian menjadi pembanding bacaan echosunder. Kalibrasi dilakukan dengan cara merubah kecepatan suara di air sedemikian rupa sehingga bacaan echosounder sama dengan panjang tali baja. Pengubahan kecepatan dilakukan dengan cara menginput secara digital melalui keypad echosounder. Kalibrasi akan dilakukan pada kedalaman yang berbeda-beda dan dilakukan pada saat sebelum dan sesudah survey. Untuk melakukan kalibrasi/barcheck ini akan dipilih lokasi/tempat yang permukaan airnya cukup tenang.
Perekaman data posisi dan kedalaman dilakukan secara otomatis dan simulatan dalam bentuk digital sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan akibat sinkronisasi data posisi dan kedalaman secara manual. Setiap satu lajur ukuran akan disimpan dalam satu file dengan pemberian nama file yang unik sehingga memudahkan untuk pengecekan, pencarian dan pemrosesan data. Secara real time profile dasar laut pada lajur suvey tampil pada display komputer dan apabila dikehendaki dapat langsung dilakukan print out. Semua kegiatan survey pada tahap pelaksanaan ini terintegrasi dan dikendalikan oleh software sehingga terhindar dari human error. Pengolahan data dilakukan setiap hari setelah selesai pengukuran hari tersebut untuk selanjutnya dianalisa dan apabila ada kesalahan dapat diantisipasi secara cepat pada hari berikutnya. Pengolahan data terdiri dari downloading, verifikasi data, dan penggambaran. Proses downloading dan verifikasi data dilakukan menggunakan software Hypack. Ouput pada proses downloading adalah data dalam beberapa format NMEA yang disyaratkan. Data dalam format NMEA tersebut kemudian dengan mudah diubah menjadi bentuk No., X, Y, Z dan digunakan sebagai input pada proses penggambaran.
Penggambaran kontur dilakukan menggunakan sotware LDD (LandDesktopDevelopment). f .Penentuan garis pantai Penentuan posisi garis pantai adalah penentuan posisi tanda permukaan air laut tertinggi (High Water Mark) di pantai. Pada daerah yang cukup terbuka, pengukuran dilakukan menggunakan GPS dengan metode stop and go dan untuk daerah yang relatif tertutup oleh tumbuhan (hutan bakau) pengukuran dilakukan menggunakan total station. Ada 3(tiga) kriteria dalam penetapan garis pantai untuk acuan pengukuran yaitu : * Untuk daerah pantai yang landai maka garis pantai ditetapkan sebagai posisi air pada kondisi pasang tertinggi. * Untuk daerah pantai yang mempunyai hutan bakau garis pantai ditetapkan pada ujung terluar dari hutan bakau tersebut. * Untuk daerah pantai berbentuk tebing garis pantai diambil pada garis batas tebing tersebut. Kerapatan pengukuran untuk garis pantai adalah maksimum 50 m untuk pantai yang relatif lurus (teratur) dan lebih rapat untuk bentuk garis pantai yang tidak teratur. Selain posisi, keterangan mengenai kondisi pantai juga merupakan hal penting yang akan direkam. Pengolahan data dilakukan dengan cara post processing dan selanjutnya data posisi dan keterangan obyek akan menjadi input pada proses penggambaran final. g. Pemrosesan data Tahap pengolahan data merupakan bagian terintegrasi dari rangkaian pekerjaan survey hydrografi secara keseluruhan dengan tujuan untuk mendapatkan data kedalaman yang benar. Beberapa koreksi yang harus dilakukan pada data hasil ukuran kedalaman terjadi akibat kesalahan-kesalahan sebagai berikut: 1). Kesalahan akibat gerakan kapal (sattlement dan squat) 2). Kesalahan akibat draft tranduser 3). Kesalahan akibat perubahan kecepatan gelombang suara, dan 4).
Kesalahan lainnya yang perlu untuk diperhitungkan. Selain itu angka kedalaman juga harus diredusir kepada suatu bidang acuan kedalaman yaitu Low Water Spring (LWS) (tergantung penetapan). Hubungan matematika koreksi-koreksi di atas dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan sebagai berikut: Do = Du + Dkgs D1 = Do + Dsss D2 = D1 + Dsr Dimana : Du = bacaan kedalaman yang diperoleh dari pengukuran Do = kedalaman suatu titik tegak lurus dibawah tranduser D1 = kedalaman suatu titik terhadap permukaan laut D2 = kedalaman suatu titik terhadap muka surutan Dkgs = koreksi kecepatan gelombang suara Dsss = koreksi sarat tranduser Dsr = koreksi surutan h. Koreksi surutan Koreksi surutan diberikan untuk mereduksi seluruh data ukuran kedalaman kedalam suatu bidang acuan yang disebut Chart Datum yang mana dalam hal ini didefinisikan sebagai Low Water Spring (LWS). Besarnya nilai koreksi surutan ini diperoleh dari hasil analisa pasut seperti dijelaskan di atas. Dengan menggunakan perangkat lunak Hypack, pemberian koreksi syarat tranduser, sattlement dan squat serta pengaruh perbedaan kecepatan gelombang suara secara otomatis dikerjakan pada waktu pelaksanaan pengukuran di lapangan, sehingga data ukuran yang diperoleh sudah terbebas dari pengaruh kesalahan-kesalahan tersebut. Jadi pada tahap pemrosesan, data-data yang diperoleh tinggal direduksi ke bidang acuan kedalaman/chart datum. Setelah data hasil ukuran kedalaman dikoreksi kemudian data-data tersebut yaitu data posisi dan waktu akan disimpan kedalam format ASCII dengan format : Bujur, Lintang, Kedalaman(m) dan Waktu. i.
Penyajian data Setelah semua data lapangan selesai diolah dan sudah dalam bentuk digital dengan format B,L,H,T (bujur, lintang, kedalaman, waktu) kemudian di eksport ke dalam format drawing menggunakan LDD. Data gambar pertama yang akan tempil adalah berupa point, deskripsi, elevasi dan no.point yang tersimpan dalam layer berbeda. Kemudian dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada dalam software tersebut kita akan melakukan filtering, surfacing, conturing dan interpolasi. Produk akhir dari prosesing ini akan diperoleh peta bathimetri digital dalam format DWG/DXF yang kemudian akan dicetak dengan skala yang diinginkan. Unsur-unsur yang akan disajikan pada peta batimetri tersebut meliputi : * Angka kedalaman dengan kerapatan 1 cm pada skala peta * Kontur kedalaman * Garis pantai dan sungai * Tanda atau sarana navigasi * Informasi dasar laut, dll Sistem proyeksi yang dipakai pada pembuatan peta batimetri ini menggunakan sistem Transver Mercator (TM) dengan datum WGS 84, sedangkan sistem koordinat grid yang akan dipakai adalah UTM (Easting, Norting, Kedalaman) maupun Geodetik (Lintang, Bujur, Kedalaman). REFERENSI: UNB, 1988 : Hydrographic Surveying, Lecture Note, Departement of Surveying Engineering, University of New Brunswick, Fredericton. Marble, D.F, Calkins, H.W, Peuquet, D.J. 1984. Basic Reading In Geographic Information System. SPAD System, Ltd.

SOLAS dan IMO    

imo IMO ORGANISASI MARITIM INTERNASIONAL DAN SOLAS SAFETY OF LIFE AT SEAOrganisasi Maritim Internasional (IMO) telah memutuskan untuk meningkatkan perlindungan kargo baru dan kapal penumpang dalam kasus kecelakaan. Oleh karena itu, semua kapal baru dibangun dari 1 Januari 2009 akan diatur oleh peraturan desain teknis baru untuk menjamin tingkat yang lebih tinggi stabilitas di negara yang rusak. Dalam baru-baru ini telah direvisi peraturan SOLAS, konsep sebelumnya penilaian risiko telah diperpanjang. Berdasarkan statistik rata-rata saat ini, IMO melihat dirinya berkewajiban untuk merancang metode yang lebih baik menilai stabilitas sisa kapal rusak. Sekarang ini tidak hanya berlaku untuk kapal kargo, tetapi juga untuk penumpang kapal. Peraturan baru dengan jelas menetapkan bahwa kapal-kapal tersebut harus memiliki dasar ganda yang membentang di atas seluruh luas. Vessel desain tanpa dasar ganda hanya diizinkan jika tingkat keselamatan yang sebanding dalam peristiwa landasan ini dibuktikan dengan cara perhitungan tambahan.
Tidak ada pengecualian berlaku untuk sirkulasi tangki minyak pelumas diatur di bawah mesin utama. Berkenaan dengan pengaturan mereka, adalah penting bahwa jarak minimum 500mm ke garis lunas kapal selalu terjamin. Spesifikasi dalam SOLAS 2009 peraturan baru yang telah disepakati untuk mencegah minyak pelumas dari melarikan diri atau mesin dari menghisap air laut dalam peristiwa kapal mencolok tanah. Pasti yang terakhir hasil di mesin utama gagal. Tanpa mesin, kapal diterjemahkan dinonaktifkan dalam kasus rata-rata, sehingga meninggalkan itu ditinggalkan kepada angin dan ombak. Jika suatu kecelakaan terjadi dekat pantai, total kerugian dapat cepat terjadi bersama dengan konsekuensi serius bagi lingkungan laut.
Faktor penentu dalam penerapan peraturan SOLAS ketat baru yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2009 adalah tanggal di peletakan lunas. Semua kapal berbaring setelah tanggal ini harus mematuhi persyaratan tersebut. Untuk penumpang kapal kargo dan sekarang dalam proses perencanaan, yang luas kerusakan recalculation stabilitas sekarang diperlukan. Selain itu, khusus “on-board” informasi untuk pengendalian kerusakan sedang dipanggil untuk, yang akan didokumentasikan dalam suatu rencana pengendalian kerusakan untuk awak. Aspek baru dalam persyaratan IMO adalah on-board ini dokumentasi juga untuk diperkenalkan untuk kapal tanker. IMO komite yang telah bekerja sejak tahun 2005 pada peningkatan upaya perlindungan teknis yang berkaitan dengan kerusakan stabilitas. Secara khusus pada rekomendasi dari bendera negara bagian, keputusan muncul untuk memastikan perlindungan yang lebih baik.
Aturan SOLAS 2009 yang sedang ditambah dengan “penjelasan Catatan” berisi penjelasan teknis. IMO konten dirampungkan pada bulan Juli; sebuah keputusan resmi pada “Explanatory Notes” akan diambil pada pertemuan Komite Keselamatan Maritim pada bulan November. Penjelasan teknis dari peraturan SOLAS baru tersedia untuk diperiksa oleh kantor desain, galangan kapal, pemilik kapal dan industri pemasok di situs Germanischer Lloyd. Selebaran untuk perhitungan stabilitas kerusakan SOLAS 2009 adalah tersedia di www. gl-group.com Konvensi Internasional untuk Keselamatan Hidup di Laut (SOLAS) adalah konvensi PBB yang mengatur tentang keselamatan kapal. Konvensi menciptakan standar minimum internasional pada kapal pedagang dan menetapkan aturan-aturan yang mengikat yang mengatur semua dipikirkan langkah-langkah pencegahan. SOLAS berisi peraturan teknis yang meresepkan meningkatkan keselamatan-tindakan struktural dan kerusakan peralatan untuk memastikan stabilitas dan perbaikan umum keselamatan kapal. Stabilitas kapal sesuai dengan keselamatan sisa dalam kasus rata-rata. Stabilitas tidak hanya dihitung berdasarkan konstruksi lambung, tetapi juga berlaku untuk beragam beban. Stabilitas penilaian lebih sulit dalam pembuluh kompleks desain dan layanan variabel kondisi.

Sumber

1.  PIERRE GUILLAUMAT

 Kapal Terbesar Yang Pernah Dibuat adalah 4 supertanker kelas Batillus buatan Perancis pada akhir 70-an, berbobot mati 555.000 ton dan panjang 414 meter. Diluncurkan dari galangan kapal Chantiers de l’Atlantique di Saint Nazaire. Satu-satunya kapal yang lebih besar adalah si jumbo “Knock Nevis”; ex “Jahre Viking”, ex “Seawise Giant”, ex “Porthos”, di tahun 1981. Tapi, supertanker dari kelas Batillus mempunyai tonase kotor yang lebih besar, sehingga bisa dianggap lebih besar dari Knock Nevis.

 Keempat kapal dari kelas Batillus itu adalah sebagai berikut:

  •  Batillus, buatan 1976, diistirahatkan 1985.
  • Bellamya, buatan 1976, diistirahatkan 1986.
  •  Pierre Guillaumat, buatan 1977, diistirahatkan 1983.
  • Prairial, buatan 1979, (juga dikenal dengan sebutan “Hellas Fos” dan “Sea Giant”) – gantung sepatu tahun 2003

Batillus KAPAL TERBESAR DI DUNIA

2. Super Tanker Knock Nevis

Inilah raja dari segala supertanker, dan mungkin jika dilihat dari dimensinya merupakan kapal terbesar yang pernah dibuat . Yang jelas untuk yang masih beroperasi, memang kapal inilah yang terbesar. Cerita perjalanan karirnya-pun cukup menarik.

 Pertama-tama kapal ini punya banyak nama sebutan:

  • “Seawise Giant”
  • “Porthos”
  •  “Happy Giant”
  • “Jahre Viking” 
  • “Knock Nevis”

Knock Nevis, or T.T. Jahre Viking adalah kapal terbesar yang pernah dibuat. Ini adalah super tanker dengan kelas ULCC (Ultra Large Crude Carrier), kapal ini berukuran panjang 485 meter (1503 feet), apabila kapal ini berdiri maka kapal ini akan lebih tinggi dari Petronas Twin Tower . Jahre Viking mempunyai kedalaman sarat muatan penuh 25 meter. Karena ukurannya yang besar ini, Jahre Viking tidak bisa melewati terusan Panama maupun terusan Suez bahkan Selat Inggris-pun tidak bisa dilewati. Cargo capacity (deadweight tonnage) dari Jahre Viking adalah 564,763 ton, Jahre Viking dapat mengangkut sekitar 650,000 m³ (4.1 juta barrel) minyak mentah (crude oil) sekali berlayar. Jahre Viking pada mulanya dibangun dengan displacement of 480,000 tons oleh Sumitomo Heavy Industries Yard di Jepang pada 1975 dengan nomor lambung 1016, yang kemudian diberi nama Seawise Giant.Sebagai gambaran, lihat perbandingan skalanya dengan menara Eiffel dan Empire State Building:

Knock Nevis   World 27s Biggest Super Tanker 287 29 KAPAL TERBESAR DI DUNIA

3. Cargo Ship Emma Maersk

 Salah satu Container Ship terbesar di dunia tentu saja dimiliki oleh perusahan pemilik Container Ship terbesar MAERSK-Group. Kapal ini diberi nama EMMA MAERSK, merupakan Container Ship terbesar yang sudah dioperasikan. Kapal ini mampu memuat hampir 11,000 TEU’s (Twenty feet Equivalent Unit), tidak kurang dari 1,400 container lebih banyak dari pada kemampuan muat kapal lain. Itu menurut batas stabilitas kapal sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan, dengan asumsi berat per container 14 ton. Tetapi pada dasarnya kapal ini didesain mampu memuat 14,500 TEU’s. Kapal ini dibuat oleh Odense Steel Shipyard Denmark pada 2006. Ada fakta yang menarik ketika kapal ini sedang dibangun, dimana terjadi kebakaran besar di dek akomodasi dan bridge deck yang menyebabkan banyak kerusakan. Tetapi semuanya dapat diperbaiki dengan cepat dan kapal diselesaikan tepat waktu. Kapal ini diberi nama EMMA MAERSK, yang merupakan nama dari istri Maersk Mc-Kinney pendiri MAERSK-Group

Mega Container Ship Emma Maersk 2 KAPAL TERBESAR DI DUNIA

4.Cruise Ship Queen Mary II

 Kapal Pesiar termewah dan terbesar yang beroperasi untuk saat ini adalah Quenn Mary 2. Queen Mary 2 beroperasi dibawah bendera Cunard Line, yang merupakan pemilik kapal pesiar terbesar sebelumnya The Queen Mary. Queen Mary 2 ter-registrasi di Suthampton, United Kingdom. Pembangunan Queen Mary 2 menelan biaya sekitar 900 juta US dollars, itu merupakan salah satu kapal termahal yang pernah dibuat. Tetapi biaya pembangunan yang segitu besar sebanding dengan kemewahan yang ditawarkan, Queen Mary 2 adalah “The most luxurious pearl in the crown of cruise liners”. Eksterior dari Queen Mary 2 ditangani oleh arsitek handal Stephen Payne. Ukuran yang sangat besar menjadi halangan terbesar dalam menciptakan kenyamanan bagi penumpang. Sebagai contoh, chimney kapal harus di-desain agar gas buang yang dihasilkan mesin kapal tidak menimbulkan polusi di sekitar upper deck yang merupakan public area paling ramai di kapal itu.

Queen Mary 2 KAPAL TERBESAR DI DUNIA

 5.Berge Stahl

 Berge Stahl terdaftar di Stavanger, Norwegia. kapal ini sebelumnya terdaftar di Monrovia, Liberia. kapal ini dibangun pada tahun 1986 oleh Hyundai Heavy Industries. Kapal ini sekarang dimiliki perusahaan Singapura BW Group.karena ukurannya yang sangat besar, Kapal ini hanya dapat merapat penuh di dua pelabuhan didunia yaitu, Terminal Marítimo de Ponta da Madeira di Brazil dan Europoort dekat Rotterdam di Belanda.

BergeStahl1 KAPAL TERBESAR DI DUNIA

6. Carrier, USS Enterprise

Kapal perang terbesar, tentu saja adalah kapal induk yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.Dari sekian banyak armada perang US Navy, yang terbesar adalah kapal induk dari kelas Nimitz. Supercarrier kelas Nimitz ini dilengkapi dengan masing-masing 2 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakkan 4 turbin uap yang terhubung dengan 4 poros propeller. Mesin turbinnya menghasilkan 260,000 tenaga kuda yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30+ knots. Dengan reaktor nuklir ini artinya kapal ini tidak perlu “ngisi Pertamax” selama 20 tahun. Dengan sistem logistik yang dimiliki oleh US Navy memungkinkan kapal ini untuk berlayar mengelilingi dunia non stop tanpa perlu berhenti dan bersandar di pelabuhan untuk mengisi ulang logistik. Dengan ukuran panjang 340 meter, beam 78 meter dan draft 12 meter, Nimitz-class supercarrier mempunyai displacement 101,196 ton. Total kru onboard adalah 5,700 orang, terdiri dari 3,200 pelaut dan 2,500 wing udara. Total pesawat yang dapat dibawa adalah 85 unit yang merupakan kombinasi dari F-18E/F Super Hornet, EA-6B Prowler, E-2 Hawkeye, C-2 Greyhound, SH/HH-60 Seahawkdan S-3 Viking.

ar118520376476193 KAPAL TERBESAR DI DUNIA

Sumber


Urgently Requirement Master,Chief Officer,Chief Engineer and 2nd Engineer

This is our Update requirements down below:

1.Master ANT 1 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately

2.Chief Engineer ATT 1 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately

3.Chief Officer ANT 2 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately

4.2nd Engineer ATT 2 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately

Note:

1.All Certificates/other documents relevant should revalidated and Update.

2.All candidates should having experiences at least 2 years for each positions.

3.Only shortlisted candidates will Notified.

Please Contact:081331322291.

Regards,

Pak Yanto

 

Master / Ch.officer / 3rd.Engineer

URGENTLY REQUIRED FOR SUPPLY / AHTS VESSEL BELOW 3000GRT

- MASTER ANT 1 SALARY RM 13000
- CH. OFFICER ANT 2 SALARY RM 8000
- 2ND OFFICER ANT 3 SALARY RM 5000
- CH. ENGINEER ATT 1 SALARY RM 12000
- 2ND ENGINEER ATT 2 SALARY RM 8000
- 3RD ENGINEER ATT 3 SALARY RM 5000

TRADING AREA : MALAYSIAN WATER
CONTRACT : 3 + 1 MONTH

ALL CREWS MUST HAVE COR / SEAMAN CARD MALAYSIAN ID OR MALAYSIAN MEDICAL.

JOINING BY THIS WEEK STARTING FLIGHT ON MONDAY, AUGUST 22, 2011

 

Urgently 2/E for AHTS

Dear Seafarer,

We looking seafarer below

• 3x Second Engineer ATT II with AHTS
Minimal Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: BSP
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

• 3X Third Engineer with ATT II or III with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: BSP
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

Interested candidates please contact immediately along with
your 2 sets of complete documents as mentioned below:

01. Updated Resume
02. Experience Certificates
03. Qualification Certificates
04. Valid Passport Copy (First Page & Last Page)
05. Recent Passport size Photo
06. CDC Copies
07. Original Passport
08. Original CDC
09. Medical Valid

For further information with regards to PSJ opportunities Please email your CV and Cover Letter to the HR Department Email click here or forward email to info_pakarsinarjaya@yahoo.com

Sumber

 

Home URGENTLY REQUIREMENT MASTER, Ch.OFFICER, 3rd.ENGINERR, CHIEF OFFICER,CHIEF ENGINEER AND 2ND ENGINEER [LOWONGAN KERJA PELAYARAN]

1306280101pelaut%20indonesia PROSEDUR dan PERSYARATAN MENJADI PELAUT PROFESIONAL PROSEDUR dan PERSYARATAN MENJADI PELAUT PROFESIONAL - Potensi pekerjaan menjadi seorang pelaut masih terbuka lebar di Indonesia. Seperti kita ketahui bahwa negara Indonesia meupakan negara maritim yang memiliki laut sangat luas. Coba baca  Lowongan Perwira Kapal Nasional Indonesia Butuh Perwira Laut Baru Setiap Tahun di tulisan tersebut telah di informasikan kalau setiap tahun Indonesia kekurangan perwira kapal sehingga setipa tahun butuh tenaga seorang pelaut yang handal dengan kemampuan harus sesuai standar SDM sesuai bidang kepelautan. 
Kalau dalam postingan sebelumnya sudah di jelaskan mengenai SYARAT JADI PELAUT serta SYARAT SYARAT DIKLAT KEPELAUTAN pada informasi kali ini untuk melengkapi bagaiaman caranya menjadi seorang pelaut profesional. Untuk menjadi seorang pelaut tentu di butuhkan ketrampilan dan pendidikan mengenai hal-hal teknis untuk itu pendidikan sangat mutlak di miliki calon pelaut. Beberapa Sekolah Pelayaran Di Indonesia siap menerima dan mendidik Anda yang ingin jadi pelaut.
Anda bisa menempuh pendidikan kepelautan di  Perguruan Tinggi Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (PIP) Semarang, Sekolah Pelayaran Jakarta STIP Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Di Jakarta , Sekolah Pelayaran Di Surabaya Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya , atau  Politeknik Ilmu Pelayaran PIP Makasar. Pendidikan Sekolah Pelayaran Di Kota Makassar ini buat Anda yang ingin jadi Perwira kapal, Anda tinggal cari dan pilih sekolah pelayaran mana yang Anda akan Anda dan jadikan tempat untuk mendapatkan ilmu kelautan. Akan tetapi buat Anda yang ingin jadi seorang Pelaut untuk rating Anda harus melalui prosedur jadi palaut. Bagaimana cara menjadi pelaut, Anda harus penuhi syarat dan persyaratannya agar cita-cita menjadi pelaut terwujud.
Berikut ini daftar prosedur menjadi pelaut untuk Rating :
1. Persiapkan hal-hal berikut ini :

  • Siapkan SKCK
  • Ijasah Terakhir ( FC dan legalisir)
  • akta kelahiran
  • Foto – Deck dengan background Biru. Bila anda ingin di mesin, background warna Merah.
  • Persiapan Mental dan Fisik untuk menuju Point no 2

2. Selajtnya Anda harus mengambil surat-surat yang diperlukan diantaranya adalah :

  • Buku Pelaut
  • Wahtchkeeping – ANT-D ( deck ) dan ATT – D ( untuk mesin )
  • Sertifikat pendukung lainnya adalah (BST = Basic Safety Training, PSCRB, AFF)

Syarat di atas untuk jadi pelaut Rating, 3 sertifikat itu sudah lengkap. Jika Anda masih memiliki uang, di sarankan untuk ambil TF dan OT, hal ini untuk persiapan cari kerja di kapal tanker. Jika semuanya sudah dipenuhi, prosedur selanjutnya Anda harus lanjutkan dengan point yang no 3

3. Cari kerja di kapal laut.
Manfaatkan koneksi atau hubungan misalnya dari teman ke teman, hal ini masih terbukti ampuh untuk memudahkan Anda memperoleh kerja jadi pelaut. Namum jika dengan memanfaatkan koneksi ternyata masih belum bisa memperoleh kerja jadi pelaut Anda bisa cari kerja di kapal dengan mencari broker atau agent crewing. Mereka inilah (broker atau agent crewing) yang akan membantu Anda mencarikan kerja di kapal laut. Baca  Alamat Crewing Agency, Alamat Crewing Pelaut Lengkap, Crewing Pelayaran Kapal   

Lalu Berapa Biayanya? karena tiap tahun bisa saja biayanya berubah seperti biaya untuk surat-surat dan ambil sertifikanya akan lebih murah kalau di urus sendiri dan tidak melalui makelar tentu biayanya lebih murah. Sedangkan kalau untuk biaya cari kerja pelaut besarnya berfariasi.. Jika Anda ada saudara atau teman (relasi) Anda bisa minta bantuan relasi. Tapi jika tidak ada hubungan atau relasi untuk sekarang ini paling mahal kira-kira 5 hingga 10 jutaan.  Kalau ingin cari sendiri tanpa biaya, Anda bisa melamar kerja dan datang langsung ke kantor perusahaan pelayaran di kota Anda (kalau Ada). Baca Perusahaan Perkapalan Indonesia Dan Daftar Alamat Perusahaan Pelayaran Lengkap Di Indonesia   

DICARI/DIBUTUHKAN 35 ABK buat dikapal ikan longline taiwan.

LINE : AMERIKA,AFSEL,MAURITIUS,HONGKONG,TAIWAN,SINGAPORE,FIJI,CAPETOWN dll.
NON PENGALAMAN/PENGALAMAN….!!!
PENDIDIKAN : min SMP.
SALARY/GAJI :
- non pengalaman = 180-200US$ + bonus diatas kapal (th ke2 naik 20US$)
- pengalaman = 200-260US$ + bonus diatas kapal (th ke2 naik 20US$)
KONTRAK KERJA : 2 S/D 2,5 TH
UMUR :
- non pengalaman : 18 s/d 28 th.
- pengalaman : 20 s/d 38 th.
PERSYARATAN :
- memiliki PASPORT
- memiliki BUKU PELAUT
- memiliki BST
PROSES KEBERANGKATAN = 2 minggu s/d 1 bulan
jika berminat scan dok/cv kirim lewat email atau tlp ke :
YUDHI
email : sailoryudhi@yahoo.com
tlp : 08561846883/082110056183
NB :
- dokumen lengkap kita berangkatkan.
- pemberangkatan tercepat tanggal 26agustus dan 11 september 2011

kapallat URGENT DICARI/DIBUTUHKAN 35 ABK UNTUK KAPAL IKAN LONGLINE TAIWAN

Urgent requirement : Sailing Superintendents Chief Engineer Class I (ATT I)

We are now sourcing for 2 Technical Superintendents for a Fleet of Bulk Carriers, qualifications / requirements as below :-
1. Qualifications :- Chief Engineer Licence — (ATT 1)
2. Work Experience :- Sailed on Bulk Carriers –
Type :- Handy Max — fitted with “Tsuji cranes” and MAN B&W Engines as a
a) Chief engineer for around 10 years.
b) Chief engineer for 5 to 6 years and Superintendents experience on shore of 2 years minimum.
3. Job scope :- To be owners appointed superintendents, who will sail on the vessels which are fully manned by Indonesian crew and officers and “Guide and assist” the existing crew to achieve owners set standards.
4. Must be able to speak Malay/Bahasa
5. Contract duration – flexible and could be negotiated.
Salary range is between 7000 – 8000 USD

ONLY SORT CANDIDATES WILL BE NOTIFIED (INDONESIA NATIONALITY)

Contact :
PT. Indo Florida Marine Services
Email : crews@indofloridaservices.com
Mobile : +6281388788879

CO / DPO2423313 1359664 tongkang  LOWONGAN KERJA PELAYARAN AGUSTUS 2011 TERBARU

URGENT…..

- Chief Officer / DPO

- AHTS vessel 12,000bhp with DP2 CONVERTEAM

- The job takes about 1.5 to 2 months.

- Salary : about usd 350 to usd 400 per day.

1. Chief Officer must have Converteam / Alstom DP System experience
2. Experience onboard AHTS vessel
3. Must have Full DP Unlimited Cert

- Interested crew, please your latest CV and expected salary to: – Join on board on ASAP in SINGAPORE ( Singapore to tow a rig to Kakinada of India and sail back to Singapore ).

Thanks & Best Regards
Didi
+6281318189197

2nd Off Class IV / Class V ( NCV ) for Tugboat

Dear Seafarer,

We looking 2nd Officer for our cleint in singapore.

Class IV or Class V ( Endost Must Master Nearcoastal) for Vessel

Tugboat.

Email : karimuncrewing@gmail.com ATAU karimuncrews@yahoo.com

 Master Class I

Bunker Tanker
Ops Fujairah
Duration 4Mths
Salary S$ 11.300

Pls send CV : phujie_allsyscrewmanagement@ovi.com / tri_august17@yahoo.co.id / crew@allsys-solutions.com

Phone : +62285911822
Mob : +6285781174610

CO/2nd OFF/ 2rd ENG For TUGBOAT Singapore

WE LOOKING SOME CREWS FOR OUR CLIENT IN SINGAPORE

CO, 2ND OFF class 3 /4/5 ( class 5 Endost Must Master 500 grt Near coastal) and 2nd Eng , 3rd Eng Class 3 FOR VESSEL TUGBOAT

PLEASE EMAIL TO : karimuncrewing@gmail.com 
karimuncrews@yahoo.com

Sumber

Minyak mentah atau Hydrocarbon kadang kadang mengandung gas yang berbahaya H2S dan CO2. Untuk CO2 mungkin tidak asing buat kita bahayanya, karena kita menghadapinya setiap hari utamanya di Jakarta,yang pada dasarnya menghalangi kita menghirup udara O2 untuk keperluan setiap detik ( Allah maha pemurah O2 free of charge). Untuk H2S inilah yang sangat berbahaya, karena dengan 10 ppm, kita hanya dibenarkan selama 8 jam.

Benar bahwasanya ketika diloading ke tanker, Oil dan Gas sudah diseparasi, namun dengan pergantian tekanan dan temperature. Gas yang masih ada dalam kandungan minyak bisa saja terurai keluar ( melepaskan diri dari liquid stage ke gas stage). Apalagi didalam tangki yang tiba tiba dibuka hatch nya..kumulasi dari gas ( yg temtunya ada diatas ) akan meramai ramai keluar dan terhirup oleh manusia.

Gas H2S ini mempunyai karateristik sebagai berikut :

  • Tidak berwarna.
  • Pada konsentrasi rendah berbau seperti telur busuk.
  • Lebih berat dari udara.
  • Bila terbakar akan menghasilkan gas sisa yang tidak kalah galaknya SO2 ( Sangat iritant ) dan bila bercampur air menghasilkan H2SO4 yang bersifat Acidic yang tidak stabil.

Disarankan untuk perwira kapal tanker :

  • Mengetahui kondisi muatan, sebelum dimuat ( besar kemungkinan terjadi pada saat loading ).
  • Bila memuat minyak yang tadinya ada mengandung H2S, supaya mengikuti pelatihan H2S, dan briefing ABK tentang bahaya dan penanggulangannya.
  • Memasang detector pada ventilasi muatan atau pada saat loading.

Pada saat loading, minyak dalam keadaan under pressure, begitu sampai ditujuan (tanki), tekanan akan turun ke atmospheric pressure, saat itulah gas yang tersisa dalam akan melepaskan diri dari larutan minyak ke udara.

Kalau H2S terdeteksi pada saat laoding :

  • Pergi ke tempat yang berlawanan dengan angin.
  • Pergi ketempat yang tinggi ( Anjungan ).
  • Pakai SCBA* atau Escape Mask yang sepatutnya disediakan kalau H2S dicurigai ada dalam kandungan minyak.
  • Jangan menolong korban tanpa mengenakan SCBA, nanti ikutan korban..pake SCBA dulu baru tolongin korban.
  • Jangan mendeteksi H2S dengan hidung, pada konsentrasi tinggi, tidak akan tercium karena syaraf penciuman lansung rusak.

Mungkin bisa dijadikan topic diskusi dimilis kalau ada laporan resmi sebab sebab kecelakaannya yang detail.
Semoga bermanfaat.

mt.nina TANKER: KESELAMATAN KERJA

Sumber

Urgently required for AHTSHome New Update Lowongan Kerja Pelayaran Bulan Agustus

X Chief Officer ANT II with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

  • 3x Second Engineer ATT II with AHTS

Minimal Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

  • 3X Second Officer ANT II with AHTS

Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

  • 3X Third Engineer with ATT II or III with AHTS

Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )

Interested candidates please contact immediately along with
your 2 sets of complete documents as mentioned below:

01. Updated Resume
02. Experience Certificates
03. Qualification Certificates
04. Valid Passport Copy (First Page & Last Page)
05. Recent Passport size Photo
06. CDC Copies
07. Original Passport
08. Original CDC
09. Medical Valid

For further information with regards to PSJ opportunities Please email your CV and Cover Letter to the HR Department Email click here or forward email to info_pakarsinarjaya@yahoo.com

Crewing Staff for office

We, PT JASINDO DUTA SEGARA are looking for crewing officer who are experienced with type off Vessel Container, Bulk carrier and General cargo if possible experienced as crewing officer.

Required :
1) 1person ANT – I, II, III
2) 1person ATT – I, II, III
3) VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY
4) PERMANENT STAY IN JAKARTA
5) MALE

Please send your CV to : info@jasindods.co.id

PT.JASINDO DUTA SEGARA
Jln.Raya Boulevard Barat
Inkopal Kelapa Gading
Blok C no. 55 Jakarta Utara
Indonesia
Ph.021-45851225
fax 021-45851228
Email : info@jasindods.co.id

 

Ugrent Request C/E,C/O,2/O,2/E,3/E for Bulk Carrier

We are Indonesia seaman management company at Kaohsiung,Taiwan.

Now we urgent request Crews for Bulk Carrier,Panama Flag.
The request crew list as below:
01.ATT I C/E , The wage USD4200 per month.
02.ATT II 1/E , The wage USD3500 per month.
03.ATT III 2/E , The wage USD2000 per month.
04.ATT III 3/E , The wage USD1600 per month.
05.ANT II C/O , The wage USD3500 per month.

The contract is one year , finish contract have Leave pay.
The leave pay is one month wage 70%.

The boarding date : 15/SEP.2011.
The boarding place : Kaohsiung(Taiwan)

IF YOU HAVE INTEREST , PLEASE SEND YOUR CV TO US.

Thank you.
Jason Hwang
Chuan Chi Shipping Co.,LTD
7F,NO.128.Wu Fu 4th Road.Kaohsiung Taiwan.R.O.C
Phone : 886 – 7 – 521 6396
Fax : 886 – 7 – 561 4706
Mobile : 886 – 920 792 117
email : chuan.chiship@msa.hinet.net
Website: http:www.chuanchiship.com
skype : chuanchiship

 

Wiper & O/S

We, PT HITS are looking candidates who are experienced with type off Chemical Tanker & LNG

Required :
1. WIPER : ATTD,
2. O/S : ANTD
- VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY

Please send your CV to : aink43@ymail.com
Fax. 021-52964555

brgds

 

A/B & OILER = 8 Person

We Still looking 8 Crew for Bulk Carrier GT 36.000 with salary

1. 3 Person A/B salary = $ 1000 usd
2. 3 person Oiler salary = $ 1000 usd
3. 1 Wiper salary = $ 600 usd
4. 1 O/S salary = $ 600 usd

If have experience Kore Bulk carrier is good
approximate on board 10 September 2011
Please call me on telephone No 0813-8224-6145 or by
email : karl_skly@yahoo.co.id / karl.skly@gmail.com

Best Regards
KAREL 0813-8224-6145

 

URGENT ! SEGERA !

Dibutuhkan 4 orng AB untuk kpl malaysia cargo, and tug boat gaji 400 ringgit (gaji pokok / Blm uang lain2)
Berangkat segera
jika berminat tlng dtng ke :

PT.KHRISNA MURTI SEGORO
Jl.Gunung sahari raya no 60-63
lantai 2 blok b 3
Jakpus
10610

Sumber

MAKASSAR – Dua dari empat pesawat Sukhoi yang dibeli dari Rusia mengawal pesawat kepresidenan yang mengangkut Wakil Presiden Boediono dari Bandara Udara Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (10/8). Pesawat yang disiagakan di Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin tersebut mengawal pesawat yang berisi wapres dengan tujuan Manado, Sulawesi Utara selama 10 menit. Usai pengawalan Sukhoi kemudian berbalik arah menuju Jakarta untuk ikut serta dalam peringatan HUT RI 17 Agustus 2011.

Wapres terbang Manado menggunakan pesawat kepresidenan BAe RJ-85. “Iya ini pengawalan, sekalian mereka (sukhoi) akan terbang menuju Jakarta, untuk ikut serta dalam peringatan Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus nanti,” ujar Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat. Aksi pengawalan tersebut, tidak pelak mengundang kekaguman delegasi yang ikut dalam rombongan Wapres. Beberapa wartawan dan petugas dokumentasi Istana Wapres tak luput untuk mengabadikan aksi pengawalan tersebut.

Sumber : MEDIAINDONESIA.COM

 DUA SUKHOI KAWAL PESAWAT WAPRES

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 PEMERINTAH OPTIMALKAN KAPAL CEPAT RUDAL

JAKARTA – Pemerintah akan mengoptimalkan pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) untuk pengamanan laut RI wilayah Barat. Hal ini merupakan salah satu upaya pemenuhan kekuatan pokok militer yang diagendakan hingga 2024. ”KCR ini lebih adaptable untuk wilayah barat karena lautnya dangkal. Untuk wilayah timur diutamakan kapal-kapal besar karena disamping lautnya dalam, ombak besar, juga ancaman yang harus dihadapi,”kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai silaturahmi dengan para pemimpin media massa di Kementerian Pertahanan di Jakarta. Dikatakan Menhan, pemerintah menargetkan 10 KCR dalam 5 tahun ke depan. Hal ini karena produksinya bisa dikerjakan di dalam negeri melalui PT.PAL

Menhan menambahkan, untuk memperkuat armada pertahanan laut wilayah timur, pemerintah juga akan membangun kapal sekelas fregat yakni Kapal Patroli Kawal Rudal (PKR). “Kami percayakan pada PT PAL. Harapannya nanti bisa dikerjakan PT.PAL secara menyeluruh. Sekarang baru 40-50 persen local contentnya,”katanya. Dalam 5 tahun ke depan, pemerintah juga akan membangun kapal selam untuk pengamanan wilayah laut Indonesia. Pembangunan kapal selam ini rencananya akan dilakukan melalui join production agar terjadi transfer technology. Kapal Cepat Rudal adalah kapal patroli berukuran 70 meter. Selain dilengkapi senjata, kapal ini juga dilengkapi rudal sesuai namanya.

Sumber : JURNAS

Kapal jelajah Moskow, atau lebih dikenal dengan nama Proyek 1164 dibuat dan dikembangkan sebagai kapal perang pertama dari kelas kapal jelajah rudal. Ada 4 kapal dari jenis ini yang kini beroperasi di armada laut hitam Rusia, yakni : Atlant, Slava, Moskva dan Krasina. Kapal pertama jenis ini diberi nama oleh NATO dengan kode BLK-COM-1, sekarang kapal ini diberi nama Krasina oleh Rusia.

165554149 KAPAL JELAJAH RUDAL MOSKOW