Sebuah kapal pesiar seberat 92.000 ton yang diberi nama ‘Queen Elizabeth’ telah berlayar pada musim gugur 2010. Cunard telah menandatangani perjanjian dengan galangan Fincantieri Italia untuk pembangunan kapal dengan kapasitas 2000 penumpang, yang akan dibangun di halaman Monfalcone dengan biaya sekitar $ 993.000.000. Kapal ini menjadi Cunarder terbesar kedua yang pernah dibangun. Queen Elizabeth menawarkan hal-hal terbaik dari Cunard mulai dari nilai-nilai tradisional, sampai kemewahan modern. Dengan kamar-kamar mewah dan layanan yang sempurna, kapal baru ini mencerminkan kemegahan kapal Cunard sejak diperkenalkannya Mauritania pada tahun 1907, dan dari lambung luar yang berwarna hitam, suprastruktur putih bercahaya dan khas echo klasik warisan karakteristik liner yang khas.
Merayakan New Golden Age dalam Perjalanan Samudra. Menghidupkan kembali glamour modern ala masyarakat kelas atas dari tahun 1930-an dan 1940-an sebagai hiasan kamar. Kemudian masuk ke tempat yang anggun dan dramatis ketika menemukan tangga melengkung, dengan pola geometris karya seni spektakuler Lobby Grand. Kemudian menemui kemegahan perpustakaan dua tingkat, tempat bersantai yang tenang dengan interior kayu yang hangat bermandikan cahaya dan dimahkotai dengan langit-langit kaca yang luar biasa. Interior mewah, perabotan mewah dan perkembangan periode art deco menciptakan kesan campuran dari beberapa tempat dalam sebuah kapal, seperti saat menemukan kemegahan Queens Room. Bisa juga menghirup teh pada sore hari di bawah balkon berhiaskan kantilever dan panel kaca patri khusus, atau berdansa di lantai dansa kayu yang rumit, megah diterangi oleh lampu yang mewah.
Kru Kapal:
Captain : Christopher Wells
Staff Captain : Hamish Sunter
Hotel Manager : Robert Howie
Entertainment Director : Alastair Greener/ Amanda Reid (Change 19 April)
Chief Engineer : Colin Black
Executive Chef : Abhilash James
Food and Beverage Manager : Glenn Milway
Chief Purser : Jonathan Leavor
Negara : Inggris Raya
Kecepatan : 23.7 knots
Berat : 90,900 Ton (gross)
Kapasistas tamu : 2,068
Kru : 996
Panjang : 964.5 feet
Lebar : 106 feet
Draft : 25.9 feet
Gambar Kapal :





Desain Deck :












Interior:






















Berminat Naek atau Jadi Kru Kapal Queen Elizabeth?????
NEEDED URGENTLY
We are looking for the candidate for Master and Chief Mate Positions, with qualifications as bellow :
MASTER (TUG BOAT VSSL)
1. Have ANT 5 with Near Coastal Voyage.
2. Have availid Cert at least 1 years.
3. Able to join ASAP..
4. age not more than 55 years old.
CHIEF MATE.(BUNKER VSSL)
1. Have ANT III
2. Have tanker Experiences.
3. Better who has MODUL.
4. able to speak English.
Please submit your CV at : moelbatam2@gmail.com
or Contact our Official :
Ms. YEO HANNY TAN
Contact : +6287791112772 / +6281372417273
Thank you.
Management.
CO / DPO + 2OFF /DPO + J DPO
NEEDED DPO VERY URGENT
- CH.OFFICER DPO
– SALARY USD 350 / DAY.
- 2ND.OFFICER DPO
– SALARY USD 300 / DAY
- J DPO
– SALARY USD 250 /DAY
- VESSEL AHTS 12.250 BHP.
– TRADING ( MALAYSIA ).
1. Fully understanding Converteam system.
2. Experienced onboard PSV / AHTS DP 2
3. Must have Full DP Unlimited Cert.
THANKS
DIDI
Phone no +6281318189197.
PT.Globalite Manning Agency

Daftar Singkatan yang sering ditemukan dalam Istilah Pelayaran :
* AIS : Automatic Identification System
* ALC : Articulated Loading Column
* AMVER : Automated Mutual Assistance Vessel Rescue System
* ASL : Archipelagic Sea Lane
* ATBA : Area To Be Avoided
* ATLAS : Autonomous Temperature Line Acquisition System
* CALM : Catenary Anchor Leg Mooring
* CBM : Conventional Buoy Mooring
* CDC : Certain Dangerous Cargo
* CHA : Competent Harbour Authority
* COTP : Captain of the Port
* CVTS : Co-operative Vessel Traffic System
* DART : Deep-ocean Assessment and Reporting Tsunamis
* DF : Direction Finding
* DG : Degaussing
* DGPS : Differential Global Positioning System
* DPG : Dangerous and Polluting Goods
* DSC : Digital Selective Calling
* DW : Deep Water
* DWT : Deadweight Tonnage
* DZ : Danger Zone
* E : East
* ELSBM : Exposed Location Single Buoy Mooring
* ENE : East Northeast
* EPIRB : Emergency Position Indicating Radio Beacon
* ESE : East Southeast
* ETA : Estimated Time of Arrival
* ETD : Estimated Time of Departure
* FAD : Fish Aggregating Device
* feu : Forty Foot Equivalent Unit
* fm : Fathom(s)
* FPSO : Floating Production Storage and Offloading Vessel
* FPU : Floating Production Unit
* FSO : Floating Storage and Offloding Vessel
* ft : Foot (Feet)
* GMDSS : Global Maritime Distress and Safety System
* GPS : Global Positioning System
* GRT : Gross Register Tonnage
* GT : Gross Tonnage
* HAT : Highest Astronomical Tide
* HF : High Frequency
* hm : Hectometre
* HMS : Her (His) Majesty’s Ship
* HP : Horse Power
* hPa : Hectopascal
* HSC : High Speed Craft
* HW : High Water
* IALA : International Association of Lighthouse Authorities
* IHO : International Hydrographic Organization
* IMDG : International Maritime Dangerous Goods
* IMO : International Maritime Organization
* ISPS : International Ship and Port Facility Security Code
* ITCZ : Intertropical Convergence Zone
* ITZ : Inshore Traffic Zone
* JRCC : Joint Rescue Co-0rdination Centre
* kHz : Kilohertz
* km : Kilometre(s)
* kn : Knot(s)
* kW : Kilowatt(s)
* LANBY : Large Automatic Navigation Buoy
* LASH : Lighter Aboard Ship
* LAT : Lowest Astronomical Tide
* LF : Low Frequency
* LHG : Liquefied Hazardous Gas
* LMT : Local Mean Time
* LNG : Liquefied Natural Gas
* LOA : Length Overall
* LPG : Liquefied Petroleum Gas
* LW : Low Water
* mb : Milibar(s)
* MCTS : Marine Communications and Traffic Service Centres
* MF : Medium Frequenncy
* MHz : Megahertz
* MHHW : Mean Higher High Water
* MHLW : Mean Higher Low Water
* MHW : Mean High Water
* MHWN : Mean High Water Neaps
* MHWS : Mean High Water spring
* MLHW : Mean Lower High Water
* MLLW : Mean Lower Low Water
* MLW : Mean Low Water
* MLWN : Mean Lower Water Neaps
* MLWS : Mean Lower Water Spring
* MMSI : Maritime Mobile Sevice Identity
* MRCC : Maritime Rescue Co-ordination Centre
* MRSC : Maritime Rescue Sub-Centre
* MSI : Marine Safety Information
* MSL : Mean Sea Level
* MV : Motor Vessel
* MW : Megawatt(s)
* N : North
* NATO : North Atlantic Treaty Organization
* Navtex : Navigational Telex System
* NE : Northeast
* NNE : North Northeast
* NNW : North Northwest
* No : Number
* NRT : Net Register Tonnage
*NT : Net Tonnage
* NW : Northwest
* ODAS : Ocean Data Acquisition System
* PEC : Pilotage Exemption Certificate
* PEL : Port Entry Light
* PLEM : Pipe Line End Manifold
* PMSC : Port Marine Safety Code
* POL : Petrol,Oil & Lubricants
* PSSA : Particularly Sensitive Sea Areas
* PWC : Personal Watercraft
* RCC : Rescue Co-ordination Centre
* RMS : Royal Mail Ship
* RN : Royal Navy
* RoRo : Roll-on,Roll off
* RT : Radio Telephony
* S : South
* SALM : Single Anchor Leg Mooring System
* SALS : Single Anchored Leg Storage System
* SAR : Search And Rescue
* Satnav : Satellite Navigation
* SBM : Single Buoy Mooring
* SE : Southeast
* SHA : Statutory Harbour Authority
* SPM : Single Point Mooring
* sq : Square
* SRR : Search and Rescue Region
* SS : Steamship
* SSCC : Ship Sanitation Control Certificate
* SSE : South Southeast
* SSCEC : Ship Sanitation Control Exemption Certificate
* SSW : South Southwest
* STL : Submerged Turret Loading
* STS : Ship to Ship
* SW : Southwest
* SWATH : Small Waterplane Area Twin Hull Ship
* teu : Twenty Foot Equvalent Unit
* TRITON : Triangle Trans-Ocean Buoy Network
* TSS : Traffic Separation Scheme
* UHF : Ultra High Frequency
* UKC : Under-kell Clereance
* UKHO : United Kingdom Hydrographic Office
* ULCC : Ultra Large Crude Carrier
* UN : United Nations
* UT : Universal Time
* UTC : Co-ordinated Universal Time
* VDR : Voyage Data Recorder
* VHF : Very High Frequency
* VLCC : Very Large Crude Carrier
* VMRS : Vessel Movement Reporting system
* VTC : Vessel Traffic Centre
* VTMS : Vessel Traffic Management System
* VTS : Vessel Trrafic Services
* W : West
* WGS : World Geodetic System
* WMO : World Meteorological Organization
* WNW : West Northwest
* WSW : West Southwest
* WT : radio (Wireless) Telegraphy

SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN
Alur pelayaran dan rambu rambunya yang ada sekarang ini perlu dilakukan pemantauan dan pemeliharaan secara rutin untuk menjaga keselamatan dan kelancaran kapal yang melakukan pelayaran tersebut. Bahaya terjadinya kecelakaan pada pelayaran memberikan dampak yang sangat luas, bukan hanya faktor nyawa manusia di kapal yang bersangkutan namun pada kapal pengangkut bahan-bahan cair lainnya yang mengalami musibah tenggelam dan terbawa arus laut, sehingga pengotoran/polusi laut akan menyebar luas ketempat lain yang jauh dari tempat kejadian. Pemeliharaan alur pelayaran dapat dilakukan dengan melaksanakan survey hydrografi secara berkala, Dengan alat GPS serta menggunakan metode differensial real time kinematik dapat membantu kegiatan survey secara cepat dan tepat di bandingkan dengan memakai peralatan yang konvensional seperti busur sextan, theodolite, dan alat bantu lainnya. Penggunaan metode differensial real time kinematik dapat menentukan posisi kapal secara teliti dalam waktu yang sangat singkat, sekaligus menentukan arah dan kecepatan kapal untuk melakukan survey.
Dengan memakai cara ini dapat mempersingkat pelaksanaan dan pemrosesan data dengan tingkat akurasi 1-3 meter, untuk pelaksanaan survey kolam pelabuhan saja dapat diselesaikan dengan waktu kurang lebih 7 hari sampai 12 hari dengan syarat tidak terjadi gangguan koneksi alat. Karena metode ini sudah memakai peralatan yang komputerise, sehingga pemrosesan datanya memiliki waktu yang lebih singkat dari pelaksanaan surveynya, dengan perbandingan 70:30 (70% untuk pelaksanaan survey dan 30% untuk pemrosesan data). Seiring perkembangan jaman, metode differensial real time kinematik cukup cepat dan tepat dalam pelaksanaan survey hydrografi, tetapi untuk ketelitian dapat di tingkatkan dengan menggunakan metode differensial yang terdapat di GPS. Hasil yang di dapat untuk penggunaan metode ini memiliki ketelitian 3 – 50cm tergantung dari pemrosesan data akhirnya.
Alur pelayaran mempunyai fungsi untuk memberi jalan kepada kapal untuk memasuki wilayah pelabuhan dengan aman dan mudah dalam memasuki kolam pelabuhan. Fungsi lain dari alur pelayaran adalah untuk menghilangkan kesulitan yang akan timbul karena gerakan kapal kearah atas (minimum ships maneuver activity) dan gangguan alam, maka perlu bagi perencanaan untuk memperhatikan keadaan alur pelayaran (ship channel) dan mulut pelabuhan (port entrance). Alur pelayaran harus memperhatikan besar kapal yang akan dilayani (panjang, lebar, berat, dan kecepatan kapal), jumlah jalur lalu lintas, bentuk lengkung alur yang berkaitan dengan besar jari – jari alur tersebut. Karena perbedaan antara perkiraan dan realisasi sering terjadi, maka penyediaan alur perlu dilakukan untuk mengantisipasi kehadiran kapal-kapal besar. Suatu penelitian tentang karakteristik alur perlu di evaluasi terhadap pergerakan trafik yang ada, pengaruh cuaca, operasi dari kapal nelayan, dan karakteristik alur tersebut. Dengan semakin meningkatnya perekonomian dunia maka penggunaan transportasi laut semakin padat, khususnya pada daerah sempit, seperti selat dan kanal, ataupun daerah yang terkonsentrasi seperti pelabuhan dan persilangan lintasan lalu lintas pelayaran yang dapat menimbulkan resiko tinggi untuk terjadinya kecelakaan pelayaran, baik berupa tabrakan sesama kapal ataupun bahaya pelayaran lainnya seperti bangkai kapal atau kandas di kedalaman yang dangkal.
Untuk pemeliharaan alur pelayaran biasanya dilakukan pengerukan secara berkala, perencanaan pengerukan tersebut memerlukan data-data keadaan permukaan dasar laut untuk dapat diketahui berapa volume rencana pengerukan. Survey hydrografi sangat penting peranannya untuk perencanaan pengerukan tersebut, karena hasil survey tersebut berupa data-data keadaan permukaan dasar laut yang disajikan berupa peta.
Adapun tahap-tahap pelaksanaan survey hydrografi ini adalah
a. Survey pendahuluan
Tahapan survey pendahuluan akan dimulai dengan melakukan orientasi di lokasi survey yang telah direncanakan serta mengadakan pengamatan terhadap aspek-aspek penting yang berhubungan dengan pelaksanaan survey. Adapun langkah dalam survey pendahuluan yang akan dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis adalah sebagai berikut :
- Identifikasi tugu/BM (Benchmark) referensi yang akan dipakai acuan dalam pekerjaan adalah tugu orde 1 atau 2 yang dikeluarkan oleh Bakosurtanal dan BPN.
- Identifikasi lokasi stasiun pasang surut terdekat ke lokasi survey.
- Identifikasi dan pemilihan lokasi-lokasi rencana pemasangan tugu (BM) dan stasiun pasut disekitar lokasi survey.
- Penentuan lokasi awal dimana pengukuran sounding akan dimulai.
- Mengisi formulir survey serta membuat deskripsi informasi pencapaian lokasi titik BM dan stasiun pasut yang ada maupun rencana, serta informasi-informasi lainnya yang dianggap penting.
b. Penyediaan titik kontrol horizontal
Penentuan jaring kontrol horizontal bertujuan untuk menyediakan titik referensi bagi kegiatan pekerjaan selajutnya sehingga berada dalam satu sistem koordinat. Agar sistem koordinat ini terikat pada sistem kerangka dasar nasional maka perlu diikatkan pada titik tetap Bakosurtanal yang telah menggunakan Datum Geodesi Nasional 1995 (DGN-95) yang ditetapkan tahun 1996 dan merupakan datum yang mengacu pada datum Internasional WGS-84.
c. Pengamatan pasang surut
Fonomena pasang surut laut didefinisikan sebagai gerakan vertikal dari permukaan laut yang terjadi secara periodik. Adanya fonomena pasut berakibat kedalaman suatu titik berubah-ubah setiap waktu. Untuk itu dalam setiap pekerjaan survey hydrografi perlu ditetapkan suatu bidang acuan kedalaman laut yang disebut Muka Surutan/Chart Datum.
Tujuan dari pengamatan pasut ini selain untuk menentukan muka surutan juga untuk menentukan koreksi hasil ukuran kedalaman.
Survey Hidrografi
Dari gambar di atas diperoleh hubungan sebagai berikut :
rt= (Tt-Ho+Zo)
Dengan :
rt = besarnya reduksi pasut yang diberikan kepada hasil pengukuran kedalaman pada –t
Tt = kedudukan pengukuran laut sebenarnya pada waktu –t
Ho = keadaan permukaan laut rata-rata
Zo = kedalaman muka surutan di bawah MSL
d. Penentuan posisi horizontal titik fix menggunakan GPS dengan metode differensial real time kinematik
Pada teknologi ini satu receiver GPS akan dipasang pada titik kontrol darat dengan ketelitian tinggi yang terikat dengan titik tetap bakosurtanal dan akan berfungsi sebagai Referensi_Station sedangkan receiver lainnya dipasang di kapal survey dan berfungsi sebagai Rover_Station. Pengamatan absolut posisioning di titik Referensi Station akan menghasilkan koordinat baru yang berbeda dengan koordinat fix nya. Besarnya perbedaan nilai ini dinamakan sebagai koreksi differensial dan dihitung untuk tiap signal satelit. Melalui gelombang UHF data link dalam format standar RCTM-104 koreksi ini dikirimkan setiap saat dari Referensi Station ke Rover Station melalui antena defferensial untuk kemudian di aplikasikan pada tiap signal satelit yang diterima oleh Rover Station. Dengan cara ini maka secara real time nilai koordinat Rover akan dapat ditentukan dengan ketelitian yang optimal (cm sd. submeter ) untuk penentuan posisi pada pekerjaan-pekerjaan hydrografi.

Sebelum pelaksanaan pengamatan posisi titik fix dimulai terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:
A. PERSYARATAN KONSTELASI SETELIT GPS :
1. Minimum 4(empat) buah satelit GPS diamati secara bersamaan.
2. Nilai PDOP < 5 3. Elevation Mask receiver GPS di set 15° B. PERSYARATAN SISTEM DGPS 1. Mampu melakukan multi hitungan secara paralel 2. Bisa menanpilkan grafik PDOP dalam Time Series, Parameter Tinggi (H) dan Nomor Satelit (NSAT) untuk periode 1 jam s/d 24 jam. 3. Bisa menampilkan pesan/warning terhadap sistem yang digunakan. 4. Data storage di user dapat dipilih berdasarkan interval waktu. 5. Mempunyai kemampuan untuk mereplay dan menghitung kembali semua data hasil pengamatan. 6. Data hasil pengukuran harus disimpan dalam format NMEA yang disyaratkan. Pada pelaksanaan pengukuran posisi dengan teknik differensial real time kinematik peralatan yang digunakan adalah: * DGPS * GPS Navigasi * RFM96 Radio Modem Pacific Crest + Antena telemetri * Echosounder digital * Tranducer * Plat baja untuk Bar check * Laptop * Hypack Software pengolah data GPS untuk navigasi * Kapal Survey Untuk penyetingan alat dan data referensi adalah sebagai berikut : 1. Setting alat di stasiun kontrol darat terdiri dari DGPS + RFM96 Pacific Crest + Antena GPS + Antena Telemetri . Antena GPS dipasang pada statif dititik kontrol GPS yang dipakai, sedangkan antena telemetri dipasang di atas menara yang dibuat cukup tinggi di atas titik kontrol GPS yang dipakai. Setelah seting alat selesai masukkan nilai posisi titik stasiun kontrol GPS tersebut. 2. Seting alat di kapal (on board) terdiri dari DGPS + RFM96 Pacific Crest + Antena GPS + Antena Telemetri. 3. Masukan semua parameter penentuan posisi pada receiver GPS dan komputer, seperti informasi sbb: * Parameter Datum yang dipakai (jika diinginkan datum lokal ) * Nilai Datum Shift (jika diinginkan datum lokal ) * Sistem Proyeksi Peta yang dipakai * Nilai offset antena GPS terhadap Transducer (forward,starboard) Sistem DGPS di kapal yang telah terintegrasi dengan komputer akan dijalankan oleh Hypack software guna melakukan navigasi dan aquisisi data posisi setiap saat dalam sistem user (X,Y) dengan datum WGS-84.
SOLAS dan IMO
Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah memutuskan untuk meningkatkan perlindungan kargo baru dan kapal penumpang dalam kasus kecelakaan. Oleh karena itu, semua kapal baru dibangun dari 1 Januari 2009 akan diatur oleh peraturan desain teknis baru untuk menjamin tingkat yang lebih tinggi stabilitas di negara yang rusak. Dalam baru-baru ini telah direvisi peraturan SOLAS, konsep sebelumnya penilaian risiko telah diperpanjang. Berdasarkan statistik rata-rata saat ini, IMO melihat dirinya berkewajiban untuk merancang metode yang lebih baik menilai stabilitas sisa kapal rusak. Sekarang ini tidak hanya berlaku untuk kapal kargo, tetapi juga untuk penumpang kapal. Peraturan baru dengan jelas menetapkan bahwa kapal-kapal tersebut harus memiliki dasar ganda yang membentang di atas seluruh luas. Vessel desain tanpa dasar ganda hanya diizinkan jika tingkat keselamatan yang sebanding dalam peristiwa landasan ini dibuktikan dengan cara perhitungan tambahan.1. PIERRE GUILLAUMAT
Kapal Terbesar Yang Pernah Dibuat adalah 4 supertanker kelas Batillus buatan Perancis pada akhir 70-an, berbobot mati 555.000 ton dan panjang 414 meter. Diluncurkan dari galangan kapal Chantiers de l’Atlantique di Saint Nazaire. Satu-satunya kapal yang lebih besar adalah si jumbo “Knock Nevis”; ex “Jahre Viking”, ex “Seawise Giant”, ex “Porthos”, di tahun 1981. Tapi, supertanker dari kelas Batillus mempunyai tonase kotor yang lebih besar, sehingga bisa dianggap lebih besar dari Knock Nevis.
Keempat kapal dari kelas Batillus itu adalah sebagai berikut:
- Batillus, buatan 1976, diistirahatkan 1985.
- Bellamya, buatan 1976, diistirahatkan 1986.
- Pierre Guillaumat, buatan 1977, diistirahatkan 1983.
- Prairial, buatan 1979, (juga dikenal dengan sebutan “Hellas Fos” dan “Sea Giant”) – gantung sepatu tahun 2003

2. Super Tanker Knock Nevis
Inilah raja dari segala supertanker, dan mungkin jika dilihat dari dimensinya merupakan kapal terbesar yang pernah dibuat . Yang jelas untuk yang masih beroperasi, memang kapal inilah yang terbesar. Cerita perjalanan karirnya-pun cukup menarik.
Pertama-tama kapal ini punya banyak nama sebutan:
- “Seawise Giant”
- “Porthos”
- “Happy Giant”
- “Jahre Viking”
- “Knock Nevis”
Knock Nevis, or T.T. Jahre Viking adalah kapal terbesar yang pernah dibuat. Ini adalah super tanker dengan kelas ULCC (Ultra Large Crude Carrier), kapal ini berukuran panjang 485 meter (1503 feet), apabila kapal ini berdiri maka kapal ini akan lebih tinggi dari Petronas Twin Tower . Jahre Viking mempunyai kedalaman sarat muatan penuh 25 meter. Karena ukurannya yang besar ini, Jahre Viking tidak bisa melewati terusan Panama maupun terusan Suez bahkan Selat Inggris-pun tidak bisa dilewati. Cargo capacity (deadweight tonnage) dari Jahre Viking adalah 564,763 ton, Jahre Viking dapat mengangkut sekitar 650,000 m³ (4.1 juta barrel) minyak mentah (crude oil) sekali berlayar. Jahre Viking pada mulanya dibangun dengan displacement of 480,000 tons oleh Sumitomo Heavy Industries Yard di Jepang pada 1975 dengan nomor lambung 1016, yang kemudian diberi nama Seawise Giant.Sebagai gambaran, lihat perbandingan skalanya dengan menara Eiffel dan Empire State Building:

3. Cargo Ship Emma Maersk
Salah satu Container Ship terbesar di dunia tentu saja dimiliki oleh perusahan pemilik Container Ship terbesar MAERSK-Group. Kapal ini diberi nama EMMA MAERSK, merupakan Container Ship terbesar yang sudah dioperasikan. Kapal ini mampu memuat hampir 11,000 TEU’s (Twenty feet Equivalent Unit), tidak kurang dari 1,400 container lebih banyak dari pada kemampuan muat kapal lain. Itu menurut batas stabilitas kapal sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan, dengan asumsi berat per container 14 ton. Tetapi pada dasarnya kapal ini didesain mampu memuat 14,500 TEU’s. Kapal ini dibuat oleh Odense Steel Shipyard Denmark pada 2006. Ada fakta yang menarik ketika kapal ini sedang dibangun, dimana terjadi kebakaran besar di dek akomodasi dan bridge deck yang menyebabkan banyak kerusakan. Tetapi semuanya dapat diperbaiki dengan cepat dan kapal diselesaikan tepat waktu. Kapal ini diberi nama EMMA MAERSK, yang merupakan nama dari istri Maersk Mc-Kinney pendiri MAERSK-Group

4.Cruise Ship Queen Mary II
Kapal Pesiar termewah dan terbesar yang beroperasi untuk saat ini adalah Quenn Mary 2. Queen Mary 2 beroperasi dibawah bendera Cunard Line, yang merupakan pemilik kapal pesiar terbesar sebelumnya The Queen Mary. Queen Mary 2 ter-registrasi di Suthampton, United Kingdom. Pembangunan Queen Mary 2 menelan biaya sekitar 900 juta US dollars, itu merupakan salah satu kapal termahal yang pernah dibuat. Tetapi biaya pembangunan yang segitu besar sebanding dengan kemewahan yang ditawarkan, Queen Mary 2 adalah “The most luxurious pearl in the crown of cruise liners”. Eksterior dari Queen Mary 2 ditangani oleh arsitek handal Stephen Payne. Ukuran yang sangat besar menjadi halangan terbesar dalam menciptakan kenyamanan bagi penumpang. Sebagai contoh, chimney kapal harus di-desain agar gas buang yang dihasilkan mesin kapal tidak menimbulkan polusi di sekitar upper deck yang merupakan public area paling ramai di kapal itu.

5.Berge Stahl
Berge Stahl terdaftar di Stavanger, Norwegia. kapal ini sebelumnya terdaftar di Monrovia, Liberia. kapal ini dibangun pada tahun 1986 oleh Hyundai Heavy Industries. Kapal ini sekarang dimiliki perusahaan Singapura BW Group.karena ukurannya yang sangat besar, Kapal ini hanya dapat merapat penuh di dua pelabuhan didunia yaitu, Terminal Marítimo de Ponta da Madeira di Brazil dan Europoort dekat Rotterdam di Belanda.

6. Carrier, USS Enterprise
Kapal perang terbesar, tentu saja adalah kapal induk yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.Dari sekian banyak armada perang US Navy, yang terbesar adalah kapal induk dari kelas Nimitz. Supercarrier kelas Nimitz ini dilengkapi dengan masing-masing 2 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakkan 4 turbin uap yang terhubung dengan 4 poros propeller. Mesin turbinnya menghasilkan 260,000 tenaga kuda yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30+ knots. Dengan reaktor nuklir ini artinya kapal ini tidak perlu “ngisi Pertamax” selama 20 tahun. Dengan sistem logistik yang dimiliki oleh US Navy memungkinkan kapal ini untuk berlayar mengelilingi dunia non stop tanpa perlu berhenti dan bersandar di pelabuhan untuk mengisi ulang logistik. Dengan ukuran panjang 340 meter, beam 78 meter dan draft 12 meter, Nimitz-class supercarrier mempunyai displacement 101,196 ton. Total kru onboard adalah 5,700 orang, terdiri dari 3,200 pelaut dan 2,500 wing udara. Total pesawat yang dapat dibawa adalah 85 unit yang merupakan kombinasi dari F-18E/F Super Hornet, EA-6B Prowler, E-2 Hawkeye, C-2 Greyhound, SH/HH-60 Seahawkdan S-3 Viking.

Urgently Requirement Master,Chief Officer,Chief Engineer and 2nd Engineer
This is our Update requirements down below:
1.Master ANT 1 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately
2.Chief Engineer ATT 1 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately
3.Chief Officer ANT 2 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately
4.2nd Engineer ATT 2 with AHTS Vessel Experience
Remuneration:Negotiable
Duration:2 month
Type of Vessel:AHTS DP 1
Trading Area:Brasil
Date of Join:Immediately
Note:
1.All Certificates/other documents relevant should revalidated and Update.
2.All candidates should having experiences at least 2 years for each positions.
3.Only shortlisted candidates will Notified.
Please Contact:081331322291.
Regards,
Pak Yanto
Master / Ch.officer / 3rd.Engineer
URGENTLY REQUIRED FOR SUPPLY / AHTS VESSEL BELOW 3000GRT
- MASTER ANT 1 SALARY RM 13000
- CH. OFFICER ANT 2 SALARY RM 8000
- 2ND OFFICER ANT 3 SALARY RM 5000
- CH. ENGINEER ATT 1 SALARY RM 12000
- 2ND ENGINEER ATT 2 SALARY RM 8000
- 3RD ENGINEER ATT 3 SALARY RM 5000
TRADING AREA : MALAYSIAN WATER
CONTRACT : 3 + 1 MONTH
ALL CREWS MUST HAVE COR / SEAMAN CARD MALAYSIAN ID OR MALAYSIAN MEDICAL.
JOINING BY THIS WEEK STARTING FLIGHT ON MONDAY, AUGUST 22, 2011
Urgently 2/E for AHTS
Dear Seafarer,
We looking seafarer below
• 3x Second Engineer ATT II with AHTS
Minimal Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: BSP
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
• 3X Third Engineer with ATT II or III with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: BSP
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
Interested candidates please contact immediately along with
your 2 sets of complete documents as mentioned below:
01. Updated Resume
02. Experience Certificates
03. Qualification Certificates
04. Valid Passport Copy (First Page & Last Page)
05. Recent Passport size Photo
06. CDC Copies
07. Original Passport
08. Original CDC
09. Medical Valid
For further information with regards to PSJ opportunities Please email your CV and Cover Letter to the HR Department Email click here or forward email to info_pakarsinarjaya@yahoo.com
![URGENTLY REQUIREMENT MASTER, Ch.OFFICER, 3rd.ENGINERR, CHIEF OFFICER,CHIEF ENGINEER AND 2ND ENGINEER [LOWONGAN KERJA PELAYARAN] Home URGENTLY REQUIREMENT MASTER, Ch.OFFICER, 3rd.ENGINERR, CHIEF OFFICER,CHIEF ENGINEER AND 2ND ENGINEER [LOWONGAN KERJA PELAYARAN]](http://www.dredgebrokers.com/Boats/90241-VW/Home.jpg)
PROSEDUR dan PERSYARATAN MENJADI PELAUT PROFESIONAL - Potensi pekerjaan menjadi seorang pelaut masih terbuka lebar di Indonesia. Seperti kita ketahui bahwa negara Indonesia meupakan negara maritim yang memiliki laut sangat luas. Coba baca Lowongan Perwira Kapal Nasional Indonesia Butuh Perwira Laut Baru Setiap Tahun di tulisan tersebut telah di informasikan kalau setiap tahun Indonesia kekurangan perwira kapal sehingga setipa tahun butuh tenaga seorang pelaut yang handal dengan kemampuan harus sesuai standar SDM sesuai bidang kepelautan. - Siapkan SKCK
- Ijasah Terakhir ( FC dan legalisir)
- akta kelahiran
- Foto – Deck dengan background Biru. Bila anda ingin di mesin, background warna Merah.
- Persiapan Mental dan Fisik untuk menuju Point no 2
2. Selajtnya Anda harus mengambil surat-surat yang diperlukan diantaranya adalah :
- Buku Pelaut
- Wahtchkeeping – ANT-D ( deck ) dan ATT – D ( untuk mesin )
- Sertifikat pendukung lainnya adalah (BST = Basic Safety Training, PSCRB, AFF)
Syarat di atas untuk jadi pelaut Rating, 3 sertifikat itu sudah lengkap. Jika Anda masih memiliki uang, di sarankan untuk ambil TF dan OT, hal ini untuk persiapan cari kerja di kapal tanker. Jika semuanya sudah dipenuhi, prosedur selanjutnya Anda harus lanjutkan dengan point yang no 3
3. Cari kerja di kapal laut.
Manfaatkan koneksi atau hubungan misalnya dari teman ke teman, hal ini masih terbukti ampuh untuk memudahkan Anda memperoleh kerja jadi pelaut. Namum jika dengan memanfaatkan koneksi ternyata masih belum bisa memperoleh kerja jadi pelaut Anda bisa cari kerja di kapal dengan mencari broker atau agent crewing. Mereka inilah (broker atau agent crewing) yang akan membantu Anda mencarikan kerja di kapal laut. Baca Alamat Crewing Agency, Alamat Crewing Pelaut Lengkap, Crewing Pelayaran Kapal
Lalu Berapa Biayanya? karena tiap tahun bisa saja biayanya berubah seperti biaya untuk surat-surat dan ambil sertifikanya akan lebih murah kalau di urus sendiri dan tidak melalui makelar tentu biayanya lebih murah. Sedangkan kalau untuk biaya cari kerja pelaut besarnya berfariasi.. Jika Anda ada saudara atau teman (relasi) Anda bisa minta bantuan relasi. Tapi jika tidak ada hubungan atau relasi untuk sekarang ini paling mahal kira-kira 5 hingga 10 jutaan. Kalau ingin cari sendiri tanpa biaya, Anda bisa melamar kerja dan datang langsung ke kantor perusahaan pelayaran di kota Anda (kalau Ada). Baca Perusahaan Perkapalan Indonesia Dan Daftar Alamat Perusahaan Pelayaran Lengkap Di Indonesia
DICARI/DIBUTUHKAN 35 ABK buat dikapal ikan longline taiwan.
LINE : AMERIKA,AFSEL,MAURITIUS,HONGKONG,TAIWAN,SINGAPORE,FIJI,CAPETOWN dll.
NON PENGALAMAN/PENGALAMAN….!!!
PENDIDIKAN : min SMP.
SALARY/GAJI :
- non pengalaman = 180-200US$ + bonus diatas kapal (th ke2 naik 20US$)
- pengalaman = 200-260US$ + bonus diatas kapal (th ke2 naik 20US$)
KONTRAK KERJA : 2 S/D 2,5 TH
UMUR :
- non pengalaman : 18 s/d 28 th.
- pengalaman : 20 s/d 38 th.
PERSYARATAN :
- memiliki PASPORT
- memiliki BUKU PELAUT
- memiliki BST
PROSES KEBERANGKATAN = 2 minggu s/d 1 bulan
jika berminat scan dok/cv kirim lewat email atau tlp ke :
YUDHI
email : sailoryudhi@yahoo.com
tlp : 08561846883/082110056183
NB :
- dokumen lengkap kita berangkatkan.
- pemberangkatan tercepat tanggal 26agustus dan 11 september 2011

Urgent requirement : Sailing Superintendents Chief Engineer Class I (ATT I)
We are now sourcing for 2 Technical Superintendents for a Fleet of Bulk Carriers, qualifications / requirements as below :-
1. Qualifications :- Chief Engineer Licence — (ATT 1)
2. Work Experience :- Sailed on Bulk Carriers –
Type :- Handy Max — fitted with “Tsuji cranes” and MAN B&W Engines as a
a) Chief engineer for around 10 years.
b) Chief engineer for 5 to 6 years and Superintendents experience on shore of 2 years minimum.
3. Job scope :- To be owners appointed superintendents, who will sail on the vessels which are fully manned by Indonesian crew and officers and “Guide and assist” the existing crew to achieve owners set standards.
4. Must be able to speak Malay/Bahasa
5. Contract duration – flexible and could be negotiated.
Salary range is between 7000 – 8000 USD
ONLY SORT CANDIDATES WILL BE NOTIFIED (INDONESIA NATIONALITY)
Contact :
PT. Indo Florida Marine Services
Email : crews@indofloridaservices.com
Mobile : +6281388788879
CO / DPO
URGENT…..
- Chief Officer / DPO
- AHTS vessel 12,000bhp with DP2 CONVERTEAM
- The job takes about 1.5 to 2 months.
- Salary : about usd 350 to usd 400 per day.
1. Chief Officer must have Converteam / Alstom DP System experience
2. Experience onboard AHTS vessel
3. Must have Full DP Unlimited Cert
- Interested crew, please your latest CV and expected salary to: – Join on board on ASAP in SINGAPORE ( Singapore to tow a rig to Kakinada of India and sail back to Singapore ).
Thanks & Best Regards
Didi
+6281318189197
2nd Off Class IV / Class V ( NCV ) for Tugboat
Dear Seafarer,
We looking 2nd Officer for our cleint in singapore.
Class IV or Class V ( Endost Must Master Nearcoastal) for Vessel
Tugboat.
Email : karimuncrewing@gmail.com ATAU karimuncrews@yahoo.com
Master Class I
Bunker Tanker
Ops Fujairah
Duration 4Mths
Salary S$ 11.300
Pls send CV : phujie_allsyscrewmanagement@ovi.com / tri_august17@yahoo.co.id / crew@allsys-solutions.com
Phone : +62285911822
Mob : +6285781174610
CO/2nd OFF/ 2rd ENG For TUGBOAT Singapore
WE LOOKING SOME CREWS FOR OUR CLIENT IN SINGAPORE
CO, 2ND OFF class 3 /4/5 ( class 5 Endost Must Master 500 grt Near coastal) and 2nd Eng , 3rd Eng Class 3 FOR VESSEL TUGBOAT
PLEASE EMAIL TO : karimuncrewing@gmail.com
karimuncrews@yahoo.com
Minyak mentah atau Hydrocarbon kadang kadang mengandung gas yang berbahaya H2S dan CO2. Untuk CO2 mungkin tidak asing buat kita bahayanya, karena kita menghadapinya setiap hari utamanya di Jakarta,yang pada dasarnya menghalangi kita menghirup udara O2 untuk keperluan setiap detik ( Allah maha pemurah O2 free of charge). Untuk H2S inilah yang sangat berbahaya, karena dengan 10 ppm, kita hanya dibenarkan selama 8 jam.
Benar bahwasanya ketika diloading ke tanker, Oil dan Gas sudah diseparasi, namun dengan pergantian tekanan dan temperature. Gas yang masih ada dalam kandungan minyak bisa saja terurai keluar ( melepaskan diri dari liquid stage ke gas stage). Apalagi didalam tangki yang tiba tiba dibuka hatch nya..kumulasi dari gas ( yg temtunya ada diatas ) akan meramai ramai keluar dan terhirup oleh manusia.
Gas H2S ini mempunyai karateristik sebagai berikut :
- Tidak berwarna.
- Pada konsentrasi rendah berbau seperti telur busuk.
- Lebih berat dari udara.
- Bila terbakar akan menghasilkan gas sisa yang tidak kalah galaknya SO2 ( Sangat iritant ) dan bila bercampur air menghasilkan H2SO4 yang bersifat Acidic yang tidak stabil.
Disarankan untuk perwira kapal tanker :
- Mengetahui kondisi muatan, sebelum dimuat ( besar kemungkinan terjadi pada saat loading ).
- Bila memuat minyak yang tadinya ada mengandung H2S, supaya mengikuti pelatihan H2S, dan briefing ABK tentang bahaya dan penanggulangannya.
- Memasang detector pada ventilasi muatan atau pada saat loading.
Pada saat loading, minyak dalam keadaan under pressure, begitu sampai ditujuan (tanki), tekanan akan turun ke atmospheric pressure, saat itulah gas yang tersisa dalam akan melepaskan diri dari larutan minyak ke udara.
Kalau H2S terdeteksi pada saat laoding :
- Pergi ke tempat yang berlawanan dengan angin.
- Pergi ketempat yang tinggi ( Anjungan ).
- Pakai SCBA* atau Escape Mask yang sepatutnya disediakan kalau H2S dicurigai ada dalam kandungan minyak.
- Jangan menolong korban tanpa mengenakan SCBA, nanti ikutan korban..pake SCBA dulu baru tolongin korban.
- Jangan mendeteksi H2S dengan hidung, pada konsentrasi tinggi, tidak akan tercium karena syaraf penciuman lansung rusak.
Mungkin bisa dijadikan topic diskusi dimilis kalau ada laporan resmi sebab sebab kecelakaannya yang detail.
Semoga bermanfaat.

Urgently required for AHTS
X Chief Officer ANT II with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
- 3x Second Engineer ATT II with AHTS
Minimal Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
- 3X Second Officer ANT II with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
- 3X Third Engineer with ATT II or III with AHTS
Experience 2 Year
Duration: 3 month
Type of Vessel: AHTS/SURVEY
Trading Area: Brunei SHELL
Date of Joint: Immediately ( Aug 2011 )
Interested candidates please contact immediately along with
your 2 sets of complete documents as mentioned below:
01. Updated Resume
02. Experience Certificates
03. Qualification Certificates
04. Valid Passport Copy (First Page & Last Page)
05. Recent Passport size Photo
06. CDC Copies
07. Original Passport
08. Original CDC
09. Medical Valid
For further information with regards to PSJ opportunities Please email your CV and Cover Letter to the HR Department Email click here or forward email to info_pakarsinarjaya@yahoo.com
Crewing Staff for office
We, PT JASINDO DUTA SEGARA are looking for crewing officer who are experienced with type off Vessel Container, Bulk carrier and General cargo if possible experienced as crewing officer.
Required :
1) 1person ANT – I, II, III
2) 1person ATT – I, II, III
3) VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY
4) PERMANENT STAY IN JAKARTA
5) MALE
Please send your CV to : info@jasindods.co.id
PT.JASINDO DUTA SEGARA
Jln.Raya Boulevard Barat
Inkopal Kelapa Gading
Blok C no. 55 Jakarta Utara
Indonesia
Ph.021-45851225
fax 021-45851228
Email : info@jasindods.co.id
Ugrent Request C/E,C/O,2/O,2/E,3/E for Bulk Carrier
We are Indonesia seaman management company at Kaohsiung,Taiwan.
Now we urgent request Crews for Bulk Carrier,Panama Flag.
The request crew list as below:
01.ATT I C/E , The wage USD4200 per month.
02.ATT II 1/E , The wage USD3500 per month.
03.ATT III 2/E , The wage USD2000 per month.
04.ATT III 3/E , The wage USD1600 per month.
05.ANT II C/O , The wage USD3500 per month.
The contract is one year , finish contract have Leave pay.
The leave pay is one month wage 70%.
The boarding date : 15/SEP.2011.
The boarding place : Kaohsiung(Taiwan)
IF YOU HAVE INTEREST , PLEASE SEND YOUR CV TO US.
Thank you.
Jason Hwang
Chuan Chi Shipping Co.,LTD
7F,NO.128.Wu Fu 4th Road.Kaohsiung Taiwan.R.O.C
Phone : 886 – 7 – 521 6396
Fax : 886 – 7 – 561 4706
Mobile : 886 – 920 792 117
email : chuan.chiship@msa.hinet.net
Website: http:www.chuanchiship.com
skype : chuanchiship
Wiper & O/S
We, PT HITS are looking candidates who are experienced with type off Chemical Tanker & LNG
Required :
1. WIPER : ATTD,
2. O/S : ANTD
- VALID STCW CERT’95 , ENGLISH FLUENTLY
Please send your CV to : aink43@ymail.com
Fax. 021-52964555
brgds
A/B & OILER = 8 Person
We Still looking 8 Crew for Bulk Carrier GT 36.000 with salary
1. 3 Person A/B salary = $ 1000 usd
2. 3 person Oiler salary = $ 1000 usd
3. 1 Wiper salary = $ 600 usd
4. 1 O/S salary = $ 600 usd
If have experience Kore Bulk carrier is good
approximate on board 10 September 2011
Please call me on telephone No 0813-8224-6145 or by
email : karl_skly@yahoo.co.id / karl.skly@gmail.com
Best Regards
KAREL 0813-8224-6145
URGENT ! SEGERA !
Dibutuhkan 4 orng AB untuk kpl malaysia cargo, and tug boat gaji 400 ringgit (gaji pokok / Blm uang lain2)
Berangkat segera
jika berminat tlng dtng ke :
PT.KHRISNA MURTI SEGORO
Jl.Gunung sahari raya no 60-63
lantai 2 blok b 3
Jakpus
10610
MAKASSAR – Dua dari empat pesawat Sukhoi yang dibeli dari Rusia mengawal pesawat kepresidenan yang mengangkut Wakil Presiden Boediono dari Bandara Udara Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (10/8). Pesawat yang disiagakan di Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin tersebut mengawal pesawat yang berisi wapres dengan tujuan Manado, Sulawesi Utara selama 10 menit. Usai pengawalan Sukhoi kemudian berbalik arah menuju Jakarta untuk ikut serta dalam peringatan HUT RI 17 Agustus 2011.
Wapres terbang Manado menggunakan pesawat kepresidenan BAe RJ-85. “Iya ini pengawalan, sekalian mereka (sukhoi) akan terbang menuju Jakarta, untuk ikut serta dalam peringatan Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus nanti,” ujar Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat. Aksi pengawalan tersebut, tidak pelak mengundang kekaguman delegasi yang ikut dalam rombongan Wapres. Beberapa wartawan dan petugas dokumentasi Istana Wapres tak luput untuk mengabadikan aksi pengawalan tersebut.
Sumber : MEDIAINDONESIA.COM
JAKARTA – Pemerintah akan mengoptimalkan pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) untuk pengamanan laut RI wilayah Barat. Hal ini merupakan salah satu upaya pemenuhan kekuatan pokok militer yang diagendakan hingga 2024. ”KCR ini lebih adaptable untuk wilayah barat karena lautnya dangkal. Untuk wilayah timur diutamakan kapal-kapal besar karena disamping lautnya dalam, ombak besar, juga ancaman yang harus dihadapi,”kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai silaturahmi dengan para pemimpin media massa di Kementerian Pertahanan di Jakarta. Dikatakan Menhan, pemerintah menargetkan 10 KCR dalam 5 tahun ke depan. Hal ini karena produksinya bisa dikerjakan di dalam negeri melalui PT.PAL
Menhan menambahkan, untuk memperkuat armada pertahanan laut wilayah timur, pemerintah juga akan membangun kapal sekelas fregat yakni Kapal Patroli Kawal Rudal (PKR). “Kami percayakan pada PT PAL. Harapannya nanti bisa dikerjakan PT.PAL secara menyeluruh. Sekarang baru 40-50 persen local contentnya,”katanya. Dalam 5 tahun ke depan, pemerintah juga akan membangun kapal selam untuk pengamanan wilayah laut Indonesia. Pembangunan kapal selam ini rencananya akan dilakukan melalui join production agar terjadi transfer technology. Kapal Cepat Rudal adalah kapal patroli berukuran 70 meter. Selain dilengkapi senjata, kapal ini juga dilengkapi rudal sesuai namanya.
Sumber : JURNAS
Kapal jelajah Moskow, atau lebih dikenal dengan nama Proyek 1164 dibuat dan dikembangkan sebagai kapal perang pertama dari kelas kapal jelajah rudal. Ada 4 kapal dari jenis ini yang kini beroperasi di armada laut hitam Rusia, yakni : Atlant, Slava, Moskva dan Krasina. Kapal pertama jenis ini diberi nama oleh NATO dengan kode BLK-COM-1, sekarang kapal ini diberi nama Krasina oleh Rusia.


